Hari Ini Pembukaan PIN 2016 di Puskesmas Timika Jaya

0
99
TIMIKA, TimeX Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE secara resmi membuka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Puskesmas Timika Jaya, pagi ini, Selasa (8/3) pukul 09.00 WIT. Program nasional ini secara serentak dilakukan di seluruh wilayah RI, guna mewujudkan Indonesia sehat 2030.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Erens Meokbun

23.406 Balita Ditarget Terima Vaksin Polio

TIMIKA, TimeX

Bupati Mimika Eltinus Omaleng, SE secara resmi membuka Pekan Imunisasi Nasional (PIN) 2016 di Puskesmas Timika Jaya, pagi ini, Selasa (8/3) pukul 09.00 WIT.

Program nasional ini secara serentak dilakukan di seluruh wilayah RI, guna mewujudkan Indonesia sehat 2030.

Untuk Timika, ditargetkan 23.406 anak usia di bawah lima tahun (balita) akan menerima vaksin polio pada PIN yang akan berlangusng hingga 15 Maret 2016 secara nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Mimika, Erens Meokbun kepada Timika eXpress di Jalan KH. Dewantara, Sabtu (5/3) menjelaskan, pencanangan PIN 2016 sudah matang dipersiapkan.

Bahkan pihaknya telah menerima 1.030 file pendataan vaksin polio, yang nantinya akan disebar ke 23 Puskesmas di 18 distrik yang ada di Kabupaten  Mimika.

Selanjutnya, akan dibagikan ke 23.406 balita sesuai target yang ditetapkan dari Dinkes Provinsi Papua.

Untuk mensukseskannya, Erens mengimbau orang tua yang mempunyai anak balita untuk memanfaatkan program ini secara baik.

“Peran orang tua dalam memperhatikan kesehatan balita menjadi hal utama. Dengan program PIN menjadi sarana dalam upaya meningkatkan kesehatan anak balita,” katanya.
Erens pun menginstruksikan kepada para kepala Puskesmas termasuk pemilik posyandu di setiap kampung untuk menyebar kader posyandu serta penyuluh KB dalam mendukung pelaksanaan vaksin polio.

Hal ini untuk menjawab kendala transportasi pelaksanaan program PIN di wilayah pedalaman dan pesisir.

“Yang pasti sudah ada komitmen bersama, bahwa pencanangan PIN mulai tanggal 8-15, tapi ada kelonggaran hingga 30 Maret. Maksudnya, daerah yang sulit dijangkau dengan transportasi akan dicari solusi sehingga program ini merata dan bermanfaat bagi seluruh balita di Mimika,” jelasnya.

Mendukung program ini, lanjut Erens, pihaknya telah meminta dukungan ke goverment relation PT Freeprot Indonesia, termasuk Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK) untuk mendukung dengan membantu transportasi ke wilayah pedalaman dan pesisir yang sulit dijangkau.

“Kita juga sudah koordinasi, Freeport akan bantu pelaksanaan PIN di Klinik Kuala Kencana dan Tembagapura. Karena Menteri Kesehatan, Kapolri dan Panglima TNI sangat mendukung sekali program ini,” tambah Erens.

Masih Erens, mensukseskan PIN 2016, pihaknya mengalokasikan anggaran senilai Rp1 miliar, dengan rincian Rp800 juta dari dana pinjaman dan sisa Rp200 juga diambil dari dana Promosi Kesehatan (Promkes).

“Nanti kalau Dana Alokasi Khusus (DAK) sudah keluar, kita akan kembalikan,” ungkapnya.

Menurutnya, PIN polio ini terakhir dilakukan secara oral di seluruh Indonesia dengan menyasar balita umur 0-59 bulan.

Untuk itu, vaksin polio lama akan di tarik dari peredaran dan diganti dengan polio suntik.

Termasuk, vaksin polio yang sisa dari pelaksanaan PIN 2016, nantinya dicatat dan dikembalikan ke Provinsi untuk dimusnakan,” tandasnya.(a13/vis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.