DPRD Tutup Lokasi Judi King

0
86
Anggota DPRD Mimika akhirnya turun tangan dan memerintahkan kepada pengelola judi king di Gorong-gorong untuk segera menutup aktivitas perjudian di kawasan tersebut. Sikap tegas dari anggota DPRD Mimika itu menindaklanjuti pengaduan pihak sekolah satu atap dibawah naungan YPK Ebenhaezer yang mengeluhkan keberadaan lokasi judi king di kawasan telah mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah itu.
Terlihat salah satu karyawan judi king sedang menutupi tempat perjudian king dengan disaksikan Ketua Komisi C DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro dan anggota DPRD lainnya
Anggota DPRD Mimika akhirnya turun tangan dan memerintahkan kepada pengelola judi king di Gorong-gorong untuk segera menutup aktivitas perjudian di kawasan tersebut. Sikap tegas dari anggota DPRD Mimika itu menindaklanjuti pengaduan pihak sekolah satu atap dibawah naungan YPK Ebenhaezer yang mengeluhkan keberadaan lokasi judi king di kawasan telah mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah itu.
Terlihat salah satu karyawan judi king sedang menutupi tempat perjudian king dengan disaksikan Ketua Komisi C DPRD Mimika M Nurman S Karupukaro dan anggota DPRD lainnya

Nurman: Judi Dibekingi ‘Aparat’

TIMIKA,TimeX

Anggota DPRD Mimika akhirnya turun tangan dan memerintahkan kepada pengelola judi king di Gorong-gorong untuk segera menutup aktivitas perjudian di kawasan tersebut.Sikap tegas dari anggota DPRD Mimika itu menindaklanjuti pengaduan pihak sekolah satu atap dibawah naungan YPK Ebenhaezer yang mengeluhkan keberadaan lokasi judi king di kawasan telah mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah itu.

“Katanya kaca-kaca ruang kelas di sekolah itu pecah karena di rusak oknum warga yang melampiaskan kemarahannya karena kalah saat bermain king,” ungkap Ketua Komisi C DPRD Mimika, Nurman S Karupukaro kepada Timika eXpress di lokasi judi king, Kamis (21/9).

Pasalnya, aksi pengerusakan kaca ruangan kelas ini sudah pernah dilaporkan kepada kepolisian setempat oleh pihak sekolah.

Seorang guru SD YPK Ebenhaezer, Abraham Korwa mengaku, dari laporaan ke polisi waktu itu telah mendatangi lokasi sekolah, hanya saja proses tindaklanjutnya seperti apa kita tidak tahu, sehingga ditindaklanjuti ke DPRD.

Nurman Karupukaro saat mendatangi sekolah YPK Ebenhaezer didampingi  pula Sekretaris  Komisi  C Yohanes Tsunme bersama anggota lainnya, Yohanis Wantik dan Gerson Harold Imbir.

Sebagaimana pantauan Timika eXpress, kamis kemarin, kedatangan anggota dewan waktu itu terlebih dahulu melihat kondisi sekolah YPK Ebenhaezer di Gorong-gorong.

Dari pengamatan singkat, anggota dewan mencatat sebanyak 12 lembar kaca di sejumlah ruang kelas,  mulai dari ruang kelas IV A,B,C,D dan kaca di ruangan kantor hancur akibat dilempari OTK.

Dari keterangan tenaga pengajar waktu itu, katanya kerusakan kaca itu dikarenakan adanya keributan antar warga usai bermain judi king lantas terjadi aksi saling lempar hingga menyebabkan kerusakan kaca jendela sekolah.

Mengetahui lokasi judi king berada di dekat kawasan sekolah, keempat anggota DPRD Mimika langsung bergegas ke lokasi tersebut.

Waktu itu anggota DPRD Mimika mendapati seorang penjaga lokasi bermain judi king yang dipercaya pemilik lokasi tersebut.

Saat ditanya, penjaga lokasi judi king mengaku ia adalah orang suruhan dari tiga orang  pemilik lokasi judi tersebut, yakni diidentifikasi bernama Yanti,Suhardi dan Ivan.

Kepada penjaga lokasi tersebut, keempat anggota dewan tersebut memerintahkan untuk segera menutup dan membongkar lokasi judi yang sudah dilengkapi sarana penerangan, termasuk papan bertuliskan angka-angka permainan.

“Saya ingatkan mulai hari ini juga tutup karena ini ilegal. Lokasi judi ini juga sudah ganggu aktifitas sekolah dan tidak bagus berada ditengah pemukiman warga dan juga tempat ibadah.

Apalagi, informasi yang kami terima masyarakat katanya sudah resah, ditambah laporan pihak sekolah kalau kaca-kaca sekolah hancur berawal dari aktivitas judi king, jadi harus tutup,” tegas Nurman ketika itu.

Demikian pula, katanya, bila lokasi judi king tetap buka,  maka kami akan minta pihak Satpol PP untuk bongkar. Dan kalau tidak tidak diindahkan nanti kami minta bantuan TNI untuk bongkar paksa.

Nurman menambahkan, tidak hanya di lokasi Gorong-gorong, tapi aparat keamanan, khususnya kepolisian setempat harus basmi semua bentuk perjudian yang masih merajalela di Timika.

“Selain judi king, sabung ayam dan juga togel yang masih marak di Timika bahkan di Tembagapura harus dibasmi. Jadi mulai saat ini semua praktek perjudian tidak hanya judi king harus ditutup. Sebab ada laporan masyarakat mensinyalir yang membekingi judi adalah aparat. Kalau polisi tidak mampu tangani, kita akan turun dan minta bantuan TNI untuk tutup,”tegas Nurman.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD YPK Ebenhaezer, Yosep Mimi Iha ,S.Th didampingi Kepala Sekolah SMP YPK Ebenhaezer, Yosep Watunglawar M.Pd menyampaikan terimakasih kepada anggota DPRD Mimika atas langkah tegas menutup lokasi judi king.

“Kami apresiasi upaya anggota dewan, dengan demikian anak-anak didik kami pun nyaman belajar,” ungkap keduanya.(a15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.