Hj. Peggi : Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Guna Menangkal Radikalisme

0
77
Timika, TimeX Ada yang berbeda dengan pelaksanaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang biasa diselenggarkan oleh Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Papua, Hj. Peggi Patrisia Pattipi.
Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Papua, Hj. Peggi Patrisia Pattipi
Timika, TimeX Ada yang berbeda dengan pelaksanaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang biasa diselenggarkan oleh Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Papua, Hj. Peggi Patrisia Pattipi.
Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Papua, Hj. Peggi Patrisia Pattipi

Timika, TimeX

Ada yang berbeda dengan pelaksanaan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang biasa diselenggarkan oleh Anggota MPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Dapil Papua, Hj. Peggi Patrisia Pattipi.

Kali inikegiatan sosialisasi tidak dilaksanakan di sebuah gedung ataupun Hotel, melaikan di Masjid Assuhadah yang bertempat di Jl. Ahmad Yani, Timika, Kamis (12/10).

Dalam sambutannya Hj. Peggi mengatakan bahwasannya masjid selain sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan sumber dakwah dan ceramah.

“Diharapkan dengan diadakannya di Masjid masyarakat akan lebih menyerap materi yang saya sampaikan, lebih interaktif dan semoga materinya mudah diterapkan di keluarga maupun lingkungan,”ucapnya.

Lebih lanjut, Hj. Peggi mengatakan bahwa Kondisi Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini sedang diuji dengan banyaknya dinamika yang berkembang yang dapat memecah belah umat islam.

Islam sebagai agama mayoritas di Indonesia banyak sekali dihubung-hubungkan dengan faham atau aliran garis keras/radikal, bahkan diluar negeri orang banyak beranggapan islam sudah dihubungkan dengan terorisme dan juga Indonesia, karena banyaknya pelaku bom bunuh diri berasal dari Indonesia.

Artinya, Terorisme dan radikalisme semakin mudah masuk ke Indonesia, salah satu penyebabnya adalah kemajuan media sosial yang sangat bebas.

“Banyak yang terekrut dengan jaringan radikal. Kalau lihat di TV, banyak orang-orang kita yg katanya pergi umroh tapi tidak pulang, merekamenyebrang ke negara konflik, ternyata tujuannya untuk bergabung dengan ISIS,” jelasnya.

Mereka terjebak karna ada sebaran pesan motivasi, bahwa hal-hal yang harus dilakukan merupakan perintah agama yang tidak boleh dibantah, atau tolak demokrasi dan kembali ke syariah (agama).

Untuk menangkal hal tersebut, sebagai wakil rakyat Hj. Peggi berpandangan harus sering turun ke masyarakat untuk terus mensosialisasi nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Selain itu peran ulama sangat penting untuk mentransferkan ajaran Islam secara benar, bijaksana dan menekankan kepada ajaran Islam yang substansial kepada masyarakat.

“Kita optimis bisa menangkal radikalisasi karna kita sudah punya modal sosial yaitu kepercayaan terhadap Pancasila dan semangat kebangsaan.(**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.