Kejurda Basket di Mimika Diikuti Lima Daerah

0
53
MASTER PEMBUKAAN-Suasana pembukaan Kejurda Bola Basket 2019 di Mimika Sport Complex, Selasa kemarin.
Foto: Indri/TimeX

TIMIKA, TimeX

Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Basket Papua 2019 di Mimika Sport Complex di Jalan Poros SP5 yang resmi dibuka, Selasa (22/1), hanya diikuti lima daerah di Papua.

Lima daerah yang mengikuti turnamen yang diselengarakan oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua, yaitu Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak Numfor, Kota Madya Jayapura,  Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika sebagai tuan rumah.

Kejurda Bola Basket yang telah dimulai Selasa kemarin akan berlangsung hingga 27 Januari 2019.

Pada pembukaannya kemarin dihadiri Ketua Umum Pengprov Perbasi Papua, DR. Ribka Haluk, Asisten III Setda Mimika I Nyoman Putu Arka, VP Government Relation PT Freeport Indonesia Jonny Lingga, Perwakilan PP Pebasi Rendra dan sejumlah perwakilan pejabat pemerintah Kabupaten Mimika.

Mewakili Bupati Mimika, I Nyoman Putu Arka selaku Asisten III Setda Mimika dalam sambutannya mengatakan, Kejurda yang diselenggarakan ini merupakan batu loncatan sebagai wadah bagi Perbasi Papua membidik dan mencari atlet basket berprestasi.

“Pertandingan bola basket ini juga sebagai wadah untuk menggali dan mengembangkan cabang olahraga yang berpotensi mengangkat citra Provinsi Papua, khususnya Kabupaten Mimika di tingkat nasional maupun internasional,” kata I  Nyoman.

Bahkan pertandingan ini pun merupakan bentuk pembinaan lanjutan terhadap klub-klub olahraga di berbagai jenjang dan tingkatan.

“Untuk itu saya harap kepada para atlet untuk bertanding maksimal dan yang terpenting tetap menjunjung tinggi sportivitas,” pesannya diakhir sambutan.

Selanjutnya, Ketua Umum Perbasi Papua, DR. Ribka Haluk mengatakan, olahraga bola basket termasuk salah satu cabang olahraga (Cabor) yang sangat popular di masyarakat, khususnya kaum muda, baik di daerah, nasional maupun kelas NBA tingkat   internasional.

Untuk pengembangan Cabor bola basket ke depan tentunya perlu perbaikan banyak hal, yaitu pembinaan berjenjang dan kompetisi rutin yang dilakukan baik oleh pengurus kabupaten/kota maupun provinsi.

“Selain kompetisi reguler, melalui Kejurda bola basket ini juga jadi tolak ukur masing-masing daerah mengukur sejauh mana pola dan kemampuan pembinaan,” ujarnya.

Pasalnya, Papua yang ditunjuk sebagai tuan rumah PON tahun 2020  dan kemudian juara, itu bukanlah akhir, tetapi lebih dari itu, bagaimana menyiapkan atlet-atlet Papua yang berkualitas sehingga mampu berprestasi di itngkat nasional atau kejuaraan tingkat Asia nantinya.

“Kejurda ini jadi ajang seleksi atlet untuk membentuk tm basket putra dan putri yang nantinya mewakili Papua pada PON 2020,” tandasnya.

Sementara, Jonny Lingga, Vice President Government Relation PT Freeport Indonesia (PTFI) pada kesempatan yang sama mengatakan, PTFI sangat mendukung penuh perhelatan PON 2020, dan akan berkontribusi dalam mensukseskan perhelatan akbarnya nanti.

Salah satu kontribusi nyata adalah PTFI telah membangun fasilitas olahraga bertaraf internasional, yaitu Mimika Sport Complex (MSC).

Dengan dibangunnya MSC, diharapkan prestasi olahraga di Papua dan Mimika khususnya bisa lebih maju dan berkembang.

“Kami harap semua faslitas MSC bisa terus dijaga,  karena yang kami inginkan pada saat penyerahan MSC kepada Pemda Mimika, kondisinya tetap dalam keadaan bagus,” tukasnya. (a30)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.