SMK Yapis Lepas 135 Siswa Magang

0
62
Foto : Istimewa/TimeX PELEPASAN - Foto bersama para siswa dan guru saat pelepasan siswa Prakerin SMK Yapis ke Jogja dan Sulawesi Selatan, Jumat (25/1).
Foto : Istimewa/TimeX
PELEPASAN – Foto bersama para siswa dan guru saat pelepasan siswa Prakerin SMK Yapis ke Jogja dan Sulawesi Selatan, Jumat (25/1).

TIMIKA,TimeX

Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Yapis Timika melepaskan 135 siswa untuk mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) atau lebih dikenal Pendidikan Sistem Ganda (PSG) selama tiga bulan kedepan. Hal Ini sebagai bekal para siswa untuk menimbah ilmu sebelum tamat terjun langsung di dunia kerja.

135 siswa tersebut terdiri dari 95 siswa dari Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ) dan 39 siswa dari Jurusan Administrasi Perkantoran.

“Total siswa kami sebanyak 135 orang yang akan mengikuti magang di Kota Timika, Sulawesi Selatan dan Jogjakarta,” tutur Sahaka Rumagia, Kepala SMK Yapis Timika saat dihubungi Timika eXpress, melalui telepon, Jumat (25/1).

Sahaka mengatakan ada 18 siswa hari ini (Jumat-red) resmi berangkat ke Jogjakarta dan Sulawesi Selatan. Keberangkatan mereka didampingi guru pembimbing untuk mengikuti magang. 17 siswa magang di Jogjakarta dan 1 orang di Sulawesi Selatan.

Sementara 117 orang lainnya menjalani magang di Timika dikirim ke instansi pemerintah, swasta, BUMN dan perusahaan kontraktor PTFI seperti Sanvick, Sucofindo dan lain sebagainya.

“Mereka melakukan magang selama tiga bulan, tapi sebelum itu kami sudah bekali mereka (siswa) agar memiliki kompetensi dasar dan etis kerja selama berada di tempat magang. Dan juga agar siswa memiliki rasa percaya diri dan prinsip kerja jujur disiplin,” tutur Sahaka.

Dikatakan, siswa yang magang di Timika akan dievaluasi dan dipantau terus oleh guru-guru, sedangkan siswa yang di Jogja dan Sulawesi Selatan juga dievaluasi sebulan sekali.

Diharapkan setelah selesai nanti siswa dapat mengambil ilmu yang didapat dari tempat praktek dan siswa dapat mandiri tidak lagi menggantungkan dengan orang lain. Dan semoga setelah lulus nanti dari sekolah ada tempat usaha yang menerima mereka.

“Kegiatan prakerin ini merupakan syarat untuk kenaikan kelas III dan wajib untuk diikuti oleh siswa,” ungkapnya. (san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.