TNI Siagakan 464 Personil Pengamanan Pemilu 2019

0
84
OPENING-PERIKSA-Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto bersama Dandim 1710 Mimika Letkol Inf. Pio Nainggolan saat memeriksa pasukan pada apel pengamanan jelang Pemilu 2019.

TIMIKA,TimeX

Jajaran TNI di Mimika menyiagakan 464 prajurit dalam mendukung pengamanan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

PERIKSA-Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto bersama Dandim 1710 Mimika Letkol Inf. Pio Nainggolan saat memeriksa pasukan pada apel pengamanan jelang Pemilu 2019. Foto: Dok./TimeX.

 

 

Dandim 1710 Mimika Letkol Inf. Pio Nainggolan kepada Timika eXpress via ponselnya, Sabtu (16/2) mengatakan, jumlah tersebut merupakang gabungan prajurit Kodim 1710 Mimika dan Detasemen Kavaleri III Srigala Ceta (SC) Timika.

Sementara pada Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Matoa 2018 di Lapangan Timika Indah, 19 September 2018 lalu, sudah diplotkan 460 personel TNI – Polri akan disiagakan di Mimika untuk mengamankan proses Pemilu 2019.

Dari jumlah 460 personel gabungan TNI-Polri melalui gelar pasukan bersandikan Mantap Brata Matoa 2018, terdiri dari 360 personil Polisi dan 100 personil TNI.

Kata dia, untuk Pemilu 2019 nanti, KPU Mimika sudah menetapkan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTT) sebanyak 231.225 jiwa. Jumlah ini lebih banyak dari Pilkada Mimika, yakni 233.125 jiwa.

Adapun jumlah DPT tersebut tersebar di 152 kampung dan kelurahan, dengan jumlah TPS 911 yang tersebar di 18 wilayah distrik.

Dandim Mimika mematiskan bahwa TNI – Polri di Mimika siap melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan Pemilu 2019, dengan harapan mendapat dukungan dari semua komponen masyarakat.

“Baik kami TNI-Polri, semua elemen masyarakat harus mendukung, sekaligus menepis semua isu miring dan hoaks agar situasi Kamtibmas di Mimika tetap aman dan kondusif,” katanya.

Orang nomor satu di Kodim 1710 Mimika juga mengimbau para penyelenggara Pemilu, KPU dan Bawaslu Mimika untuk intens membangun sinergitas dengan aparat keamanan setempat dalam menyikapi setiap situasi, baik selama tahapan proses hingga Pemilu Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang.

Pada malam acara perkenalan komisioner KPU Mimika yang baru, Dandim Mimika menegaskan penyelenggara Pemilu jangan sampai menjadi muara persoalan.

“Kalau kita tidak pegang teguh komitmen atau tidak memiliki integritas, jelas akan jadi sumber masalah terbesar, faktanya seperti Pilkada 2018 lalu harus dijadikan pengalaman, sehingga Pemilu 2019 benar-benar aman dan sukses. Karena dengan begitu kestabilan keamanan tetap terjaga dan terjamin,” pesannya.

Ia pun meminta masyarakat untuk tidak melakukan gerakan tambahan, tetapi harus menjadi garda terdepan dalam menciptakan suasana aman dan nyaman, mulai dari keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

Secara terpisah, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto memastikan hingga kini di Timika belum ada tingkat kerawanan.

Hanya saja yang masih diantisipasi adalah gerakan separatisme melalui letak geografis yang mana ada kategori daerah merah, yaitu di Distrik Tembagapura.

Selain deteksi darat, jajaran TNI-Polri telah melakukan survei udara dengan tujuan memonitor letak geografis dan kesiapan personel, baik dalam pengamanan maupun distribusi logistik. (tan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.