Stakeholder Mimika Sepakat Sukseskan Pemilu 2019

0
85
Foto: Santi/TimeX RAKOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mimika bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) rapat koordinasi (Rakor) suksekan Pemilu 2019 di Hotel Horison Ultima Timika pada Rabu (20/3) malam.

TIMIKA,TimeX

Para pemangku kepentingan (stakeholder) mulai  Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mimika bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan unsur terkait lainnya sepakat untuk sukseskan pesta demokrasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 mendatang.

Foto: Santi/TimeX
RAKOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mimika bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) rapat koordinasi (Rakor) suksekan Pemilu 2019 di Hotel Horison Ultima Timika pada Rabu (20/3) malam.

Komitmen ini terwujud saat gelar Rapat Koordinasi (Rakor) KPU dan Bawaslu Mimika selaku penyelenggara Pemilu bersama Forkompinda di Hotel Horison Ultima Timika, Rabu (20/3) malam lalu.

Rakor waktu itu dipimpin Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding didampingi Indra Ebang Ola Ketua KPU sebagai narator.

Dalam rapat tersebut dihadir langsung Letkol Inf. Pio L Nainggolan Dandim 1710, Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto, Relly D Behuku Ketua Pengadilan Negeri Mimika dan juga Ketua DPRD Mimika Elminus B. Mom.

Termasuk Yonas Yenampa Ketua Bawaslu serta Ketua FKUB Mimika Ignatius Adii, anggota Sentra Gakumdu dan sejumlah kepala Oganisasi Perangkat Daerah (OPD)  Pemkab Mimika serta jajaran pimpinan dan perwakilan dari satuan TNI-Polri lainnya.

Adapun Rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi antara Forkompinda Mimika penyelenggara Pemilu 2019.

Melalui rapat ini diharapkan tercipta Pemilu aman, damai dan sejuk khususnya di wilayah Kabupaten Mimika.

Marthen Paiding Penjabat Sekda Mimika mengatakan pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung Pemilu 2019 nanti.

Pertemuan guna mereview kembali tahapan-tahapan yang telah dijalankan KPU dan Bawaslu jelang Pemilu yang tinggal 25 hari lagi.

“Kita meng-update perkembangan persiapan penyelengara KPU dan Bawaslu. Tahapan sudah mereka jalani dan kelihatannya mereka masih di atas rel yang sudah ditentukan. Apapun itu kita pemerintah komitmen penuh mendukung mereka. Makanya kita selalu lakukan koordinasi dan komunikasi bersama,” jelasnya.

Sementara Indra Ebang Ola Ketua KPU Mimika menjelaskan koordinasi ini perlu ditingkatkan. Proses yang sedang berjalan sekarang adalah logistik surat suara sedang proses pelipatan. Setelah berakhir dilipat maka akan dievakuasi ke Graha Eme Neme Yauware untuk disortir lagi satu persatu dari lima surat suara.

“Kita juga harus hilangkan stigma buruk tentang penyelenggara di Kabupaten Mimika. Kami KPU wajib berbenah dan berusaha sekuat tenaga yang kami punya dan kami juga minta peran serta dari Pemkab,” harap Indra.

Indra berharap komitmen dari pemerintah juga sangat perlu sekali berkaitan erat dengan distribusi logistik ke kampung-kampung, serta dukungan situasi keamanan dari pihak aparat keamanan sangat dibutuhkan.

Fenomena DPRD Mimika kemarin ujarnya tidak boleh lagi terjadi. Semua pihak harus pastikan bahwa Mimika itu aman dalam penyelenggara Pemilu 2019. PPD sudah dibentuk dan akan diberikan Bimtek dan PPS yang belum tetap dibentuk.

“Tanggal sembilan April kita harus serahkan logistik ke kontraktor dan waktu seminggu pendistribusian sudah harus selesai,” tutur Indra.

Jonas Janampa Ketua Bawaslu Mimika menjelaskan saat ini para caleg dari setiap parpol akan menghadapi tahapan kampanye terbuka dan tertutup.

Untuk itu diharapkan jangan membentuk opini bahwa sistem noken ada, baik di gunung maupun kota. Siapapun yang gunakan noken akan dilakukan Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Terkait ini ujar Jonas pihak Bawaslu sudah diingatkan dari pusat hingga provinsi tentang noken di Mimika. Ini merupakan temuan dan siapapun yang lakukan ini akan diproses.

“Semua tahapan sudah kita awasi dengan baik sehingga prosesnya berjalan dengan baik. Bimtek penguatan kapasitas Panwaslu Distrik, PPL juga kami perkuat. Kami sedang melakukan yang akan mengawasi TPS itu. Tanggal 25 kami akan melakukan pelantikan serentak,” jelasnya.

Menanggapi hal itu AKBP Agung Marlianto Kapolres Mimika mengungkapkan masih ada beberapa catatan dari Pilkada dan Pilpres sebelumnya yang harus diberi perhatian lebih. Salah satunya integritas penyelenggara pemilu di tingkat TPS dan distrik. Ini menjadi catatan tersendiri dan diharapkan Pemilu kali ini jangan lagi ternodai.

“Pertemuan ini digagas Pemkab semata untuk memperkuat dan memberi dukungan kepada KPU dan Bawaslu tentang progres yang sudah didapatkan karena 27 hari lagi sudah pencoblosan. Apa yang sudah, mana yang belum, kendalanya apa. Hingga apa yang bisa dibantu Forkompinda untuk dapat meringankan pekerjaan KPU dan Bawaslu,” paparnya.

Ia menyebutkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sementara 231.265 orang yang tersebar di 18 distrik. Pihak Polres Mimika katanya sudah petakan mana lokasi rawan dan tidak. Bahkan TPS 911 dan logistik Pemilu harus ada pengawalan dari keamanan.

“Diharapkan setiap minggu kita berkumpul agar jika ada yang tidak tercapai bisa kita cari solusinya bersama-sama,” sarannya. (san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.