UNBK dan UNKP SMA Hari Pertama Berlangsung Lancar

0
115
Foto: Santi/TimeX MELAKSANAKAN UJIAN - Suasana pelajar SMA Taruna melaksanakan UNKP hari pertama, Senin (1/4).

TIMIKA,TimeX

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) hari pertama untuk 19 SMA di Kabupaten Mimika berjalan lancar dan aman, Senin (1/4).

Pembukaan UNBK berlangsung oleh Laurensius Lasol Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS) SMA-SMK Mimika berlangsung di SMA Negeri I Mimika.

Foto: Santi/TimeX
MELAKSANAKAN UJIAN – Suasana pelajar SMA Taruna melaksanakan UNKP hari pertama, Senin (1/4).

Sementara pendistribusian soal UNKP secara simbolis dan pembukaannya di SMA Taruna.

Laurensius Lasol mengatakan pelaksanaan UN tahun ajaran 2018-2019 untuk siswa-siswi SMA kelas XII sebanyak 1.201 orang dari 19 sekolah.

Dari 19 sekolah tersebut terdiri dari 12 SMA UNBK dan 7 SMA jalani UNKP.

“Soal internet dan listrik kami sudah menyurati secara resmi oleh PLN dan Telkom, agar pada saat pelaksanaan UNBK dan UNKP itu selama empat hari mulai tanggal 1, 2, 4 dan 8 April 2019 nanti tidak terjadi pemadaman dan gangguan jaringan,” tutur Laurensius.

Mantan Kepala SMK Tunas Bangsa ini jelaskan atas surat yang diajukan ke PLN telah dibalas. Dari PLN mengusahakan namun meminta pihak sekolah juga dapat mengantisipasinya dengan menyiapkan genset. Sementara pihak Telkom menjamin ketersediaan jaringan aman saat pelaksanaan UNBK.

Bagi pelaksanaan UN sekolah terjauh di Kokonao yakni SMA Negeri 3 dan pelaksanaannya sudah diatur oleh panitia kabupaten. Distribusi soalnya sudah dari Hari Minggu kemarin bersama Kepala SMAN 5 Mimika yang ditugaskan memantau UNKP di Kokonao.

Ditanya soal anggaran UN, Laurensius mengungkapakan pada tahun 2018 lalu ada bantuan dari daerah sementara tahun 2019 dari Januari sampai sekarang belum ada bantuan sedikitpun dari  Kabupaten Mimika maupun Provinsi Papua.

Sehingga pelaksanaan ini ujarnya sekolah harus mandiri dan swadaya. Bahkan orangtua siswa-siswi juga sangat mendukung membantu sekolah sukseskan UN ini.

Kabupaten Mimika katanya adalah menjadi sekolah sasaran dari supervisi dari Direktorat Pembinaan di sekolah Menengah Atas Kemendibud.

Supervisi ini menurutnya sebuah tindakan pemantauan untuk melihat secara detail ujian yang dilakukan di sekolah itu, sesuai dengan prosedur operasinal yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan lain sebagainya.

Ia mengungkapkan ada 12 SMA sudah melaksanakan UNBK dengan jumlah peserta 963, sementara 7 SMA lainnya masih sistem UNKP dengan jumlah peserta 238 orang.

Adapun sekolah penyelenggara UNBK tingkat SMA di Mimika antara lain SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, SMA Negeri 4, SMA Negeri 5, SMA Negeri 6, SMAK Santa Maria, SMA YPPK Tiga Raja, SMA Integral, SMA Advent dan SMA Shining Star.

Sementara tujuh SMA yang masih UNKP yakni, SMA Negeri 3 Mimika, SMA Al Fallah Timika, SMA Taruna Timika, SMA YPPGI Timika, SMA YPK Timika, SMA DDI Nurul Islam Timika dan SMTK Timika.

Ia harapkan sekolah-sekolah yang belum laksanakan UNBK agar tahun 2020 sudah bisa laksanakan karena tahun 2020 sudah wajib semua sekolah UNBK.

Sementara Aprilya Huka Kepala SMA Taruna di tempat terpisah mengatakan 49 muridnya mengikuti UNKP terdiri dari 20 siswa Jurusan IPA satu kelas dan 29 siswa Jurusan IPS dibagi dua kelas, masing-masing 20 siswa dan 9 siswa.

“Pengawasnya juga bukan dari kami tetapi pengawas silang,” tutur Aprilya.

Aprilya menyebutkan hari pertama ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia. Satu hari satu mata pelajaran yang akan diujikan.

Ia membenarkan sekolahnya masih melaksanakan UNKP lantas kendala keterbartasan sarana dan prasarana yang belum memadai.

Ia menyebutkan di SMA Taruna baru ada enam unit komputer. Jumlah ini tidak sebanding dengan  banyaknya siswa-siswi. Setidaknya harus ada sekitar 20 unit komputer baru bisa jalani UNBK.

“Sementara untuk bergabung dengan sekolah lain itu kami pikir sudah terlambat, karena di sekolah kami ini baru pergantian kepala sekolah,” katanya.

Soal-soal ujian katanya semua dari dinas yang mengantar masih dalam keadaan segel baru dibuka di sekolah saat pelaksanaan. Pengawasnya juga langsung tunggu karena lembar jawabannya langsung dibawa. (san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.