Desember, Lantai Satu Terminal Bandara Mozes Kilangin Difungsikan

0
65
Foto: Indri/TimeX MENINJAU – Johanes Rettob Wakil Bupati Mimika didampingi Plt Kepala Dinas Perhubungan Yan Purba Selamat, meninjau progres pembangunan terminal baru Bandara Mozes Kilangin pada Selasa (17/9).
Foto: Indri/TimeX
MENINJAU – Johanes Rettob Wakil Bupati Mimika didampingi Plt Kepala Dinas Perhubungan Yan Purba Selamat, meninjau progres pembangunan terminal baru Bandara Mozes Kilangin pada Selasa (17/9).

TIMIKA,TimeX

Pembangunan gedung terminal baru Bandara Mozes Kilangin bersumber dari APBN hampir rampung. Rencananya Desember ini lantai satu sudah bisa difungsikan atau shadow operation (operasi bayangan) sebagai uji coba teknik dan sistem navigasi.

Demikian jelaskan Johanes Rettob Wakil Bupati Mimika saat meninjau langsung progres pembangunan gedung terminal baru Bandara Mozes Kilangin, Selasa (17/9).

Ia mengatakan saat ini pengerjaan tinggal hanya beberapa item saja yang masih harus diselesaikan, seperti interior, audio visual juga elektrikal, serta ada beberapa pembangunan memang harus diselesaikan dari APBD. Yakni pembangunan tempat parkiran dan akses jalan masuk yang harus ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR).

“Terminal bandara inikan anggarannya dari APBN. Kalau APBD hanya bangun lahan parkir, saya harap PU juga bisa segera mungkin menyelesaikannya,” katanya.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Mimika ini menyebutkan bangunan yang memiliki luas 21 ribu ini dapat menampung kurang lebih 20 juta orang pertahun.

13 Juni 2020 Presiden Resmikan

John menyampaikan terminal baru ini direncanakan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2020 mendatang bersamaan dengan kedatangan membuka Pesparawi.

“Kita harapkan sebelum Pesparawi dua lantai terminal bandara ini sudah bisa digunakan,” harapnya.

Mendukung ini sebutnya, ada rencana dari Pemerintah Daerah untuk menambah lebar jalur runway dari  15 meter menjadi  45 meter, sehingga total runway bisa capai 60 meter. Begitu juga panjang runway dari  2.390 menjadi 3000 meter.

Foto: Indri/TimeX
PARKIR – Pesawat Susi Air sementara parkir di apron terminal baru Bandara Mozes Kilangin.

“Ini kita lakukan agar pesawat-pesawat berbadan besar bisa dengan leluasa menggunakan runway kita,” tuturnya.

Untuk meningkatkan kunjungan, ia rencana mencoba berbicara langsung dengan menteri luar negeri agar kantor Kedutaan Besar Australia dapat ditempatkan di Mimika, agar Mimika menjadi tempat persinggahan bagi yang ingin melakukan penerbangan ke Australia.

Dikutip dari Antara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengucurkan anggaran senilai Rp 43 miliar pada tahun 2019, untuk melanjutkan pembangunan gedung terminal penumpang Bandara Mozes Kilangin Timika, Papua.

Kepala Unit Pengelola Bandara Udara (UPBU) Mozes Kilangin Timika Sepyani Mahendra  mengatakan, pembangunan fasilitas pendukung Bandara Timika itu tetap menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Kemenhub. Ini agar bisa dioperasikan pada 2020 menyongsong penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua.

“Kalau dari kementerian tetap jalan terus sesuai program untuk membangun sektor transportasi udara di seluruh Indonesia. Pagu alokasi anggaran untuk pembangunan lanjutan Bandara Timika tahun 2019 sudah ditetapkan,” kata dia di Timika Jumat (16/11/2018).

Dia mengatakan kebutuhan pekerjaan lanjutan berupa tahap lima gedung terminal Bandara Timika yang diusulkan ke pusat sekitar Rp60 miliar. Namun yang bisa direalisasikan hanya Rp 43 miliar.

Berkurangnya alokasi anggaran pembangunan lanjutan gedung terminal Bandara Timika itu karena pemerintah harus memperhatikan pembangunan fasilitas perhubungan lainnya di seluruh pelosok Tanah Air.

Adapun pada 2018 ini, Kemenhub mengucurkan anggaran Rp 77 miliar (kontrak pekerjaan Rp 73 miliar) untuk pekerjaan tahap empat gedung terminal penumpang Bandara Timika seperti pembuatan dinding, pemasangan keramik, pemasangan kaca pada lantai dua, dan pembangunan toilet.

Gedung terminal penumpang komersial Bandara Mozes Kilangin Timika seluruhnya seluas 42 ribu meter persegi, terdiri atas dua unit, satu unit seluas 21 ribu meter persegi dibangun Kemenhub dan satu unit lagi dengan luasan yang sama dibangun Pemkab Mimika melalui APBD.

Khusus untuk gedung terminal penumpang yang ditangani oleh Kemenhub, pengerjaannya dipercayakan kepada PT Prasasti Konsorindo Jakarta.

Selain pembangunan lanjutan gedung terminal penumpang, tahun 2018 Kemenhub juga mengalokasikan anggaran Rp 22 miliar untuk pembangunan lanjutan tempat parkir pesawat (apron) seluas 100×100 meter persegi yang nantinya digunakan untuk memarkir pesawat-pesawat perintis berukuran kecil yang melayani penerbangan ke pedalaman Papua.

Adapun tempat parkir pesawat yang sudah terbangun di sisi selatan Bandara Mozes Kilangin Timika keseluruhannya sudah mencapai 640×100 meter persegi yang nantinya akan digunakan untuk memarkir pesawat berbadan lebar (empat pesawat).

Pekerjaan lain yang dilakukan di area Bandara Mozes Kilangin Timika dengan sumber dana APBN yaitu instalasi pengolahan air dan penyediaan serta pemasangan jaringan listrik. Kedua pekerjaan itu menelan anggaran masing-masing Rp 9 miliar dan Rp 5 miliar. (a30/ant)


Foto: Indri/TimeX
PARKIR – Pesawat Susi Air sementara parkir di apron terminal baru Bandara Mozes Kilangin.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.