Pemegang Polis Keluhkan Bumiputra Belum Banyar Klaim Asuransi

0
75
foto: google
foto: google

“Saya telah pergi berulang kali, namun dari pihak Asuransi Bumiputra seakan menolak dan menganjurkan agar berkomunikasi dengan Bumiputra Pusat. Padahal harusnya mereka yang berkoordinasi ke sana, bukan kami. Kadang saya menjadi  tidak enak mengeluarkan kata-kata tidak menyenangkan ketika berada di sana, karena saya merasa  emosi bukan datang mengemis uangnya dia, ini uang murni yang  kita simpan di sana, padahal  sudah jatuh tempo. Ini saya sampaikan secara pribadi, namun sebenarnya ada banyak orang yang juga mengalami hal yang sama”

TIMIKA,TimeX

Pemegang polis keluhkan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputra Cabang Mimika belum membayar klaim asuransi dana pendidikan sesuai dengan jatuh tempo. Keluhan ini sebagaimana disampaikan oleh Kanisius Padi Pati kepada Timika eXpress di kediamannya pada Sabtu (21/9).

Warga Jalan Kelimutu ini merasa kecewa sebab setelah mengajukan klaim asuransi sesuai jatuh tempo pada Oktober 2018 lalu hingga 2019 belum juga dibayarkan.

Membuatnya makin sesalkan meskipun jangka waktu klaim ini sudah hampir setahun menunggu, malah setiap kali mendatangi Bumiputra hanya menyampaikan janji akan dibayarkan kepada nasabah.

“Saya sudah ajukan klaim ini rata-rata telah menunggu hingga satu tahun, bahkan lebih untuk pencairan dana asuransi,” katanya.

Kanisius menjelaskan AJB Bumiputra yang diikutinya untuk dana pendidikan anaknya selama 10 tahun.

“Saya telah pergi berulang kali, namun dari pihak Asuransi Bumiputra seakan menolak dan menganjurkan agar berkomunikasi dengan Bumiputra Pusat. Padahal harusnya mereka yang berkoordinasi ke sana, bukan kami. Kadang saya menjadi  tidak enak mengeluarkan kata-kata tidak menyenangkan ketika berada di sana, karena saya merasa  emosi bukan datang mengemis uangnya dia, ini uang murni yang  kita simpan di sana, padahal  sudah jatuh tempo. Ini saya sampaikan secara pribadi, namun sebenarnya ada banyak orang yang juga mengalami hal yang sama,” jelasnya.

Ia berharap AJB Bumiputra harus komitmen dengan aturannya bahwa dana pendidikan anak diambil pas jatuh tempo, ketika anak pemegang polis tamat pendidikan tingkat SMA. Karena dana ini diambil untuk dapat digunakan membiayai kejenjang masuk Perguruan Tinggi namun justru sampai sekarang belum ada.

“Anak saya waktu mau masuk kuliah saya sudah ajukan klaim, namun sampai sekarang sudah  semester tiga belum ada pencairan juga,” sesalnya.

Hal serupa juga dialami seorang pemegang polisi asuransi yang  ditemui   di depan kantor Bumiputra.

Nasabah yang menolak namanya dikorankan mengaku, dirinya datang ke AJB Bumiputra ingin mengecek kepastian pencairan asuransi yang sudah diklaimnya tiga bulan lalu. Namun, ia juga kecewa hingga saat ini belum ada kejelasan dicairkan, tetapi hanya diberi janji akan dibayar.

Martinus Salakory, Kepala AJB Bumiputra Timika saat ditemui Timika eXpress beberapa waktu lalu di ruang kerjanya,  menyampaikan terkait pencairan dana asuransi menjadi kewenangan Bumiputra Pusat, kantor cabang di sini hanya  sebatas menangani mereka yang mengajukan klaim.

Ia menambahkan apa yang terjadi di daerah terkait keterlambatan pembayaran klaim asuransi bukan hanya persoalan daerah namun menjadi persoalan nasional, sehingga jika ada yang mau  mengajukan keberatan dapat mengajukan langsung  ke kantor pusat.

Martinus juga menegaskan pihak Bumiputra sedang berusaha agar dapat membayar klaim yang telah diajukan hampir 50 lebih pemegang polis, dan telah berusaha membayar  sebagiannya. Sehingga ia berharap kepada semua pemegang polis yang telah mengajukan klaim agar dapat bersabar. (a32)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.