Umat Katolik Rayakan Misa Penutupan Bulan Rosario, Pastor Lambert: Doa Rosario Jangan Pernah Putus

0
248
Foto: Ist./TimeX PERARAKAN – Umat Katolik Santo Petrus SP 1 mengarak Arca Bunda Maria menuju Paroki Santo Stefanus Sempan pada Kamis (31/10).

“Doa rosario itu doa sederhana tapi disukai oleh Bunda Maria, karena itu Bunda Maria selalu pesankan dalam penampakan di Fatima dan penampakan yang lain diajak supaya doa rosario jangan pernah putus”


Foto: Ist./TimeX
PERARAKAN – Umat Katolik Santo Petrus SP 1 mengarak Arca Bunda Maria menuju Paroki Santo Stefanus Sempan pada Kamis (31/10).

TIMIKA,TimeX
Ratusan umat Katolik dari tiga stasi di Paroki Santo Stefanus Sempan mengikuti puncak perarakan penutupan bulan rosario pada Kamis (31/10).
Ketiga stasi itu yakni Stasi St. Agustinus Nawaripi, Stasi Sta Maria Magdalena Kadun Jaya, Stasi St Petrus.
Pantauan Timika eXpress, Arca Bunda Maria keluar dari Gereja Stasi Santo Petrus SP 1 sekira pukul 15.00 WIT melewati Jalan Budi Utomo. Sepanjang prosesi Arca Bunda Maria ditandu bergantian oleh enam orang umat menuju Paroki Santo Stefanus Sempan untuk perayaan misa kudus.
Pada misa penutupan Bulan Rosario dipimpin Pastor Kapelan Lambert Nita, OFM didampingi Pastor Maxi, OFM, pastor Paroki St. Stefanus Sempan dan pastor tamu.
Pastor Lambert dalam khotbah berpesan kepada seluruh umat Katolik agar berdoa rosario jangan pernah putus hanya karena bulan rosario di Bulan Mei dan Oktober telah selesai. Namun, doa rosario tetap bisa dijalankan dalam keluarga setiap harinya.
Pater Lambert juga menjelaskan sejarah adanya bulan rosario, karena kemenangan gereja Katolik dalam peperangan melawan saudara-saudara Turki. Kemenangan melawan gilang gemilang itu berkat rosario.
“Doa rosario itu doa sederhana tapi disukai oleh Bunda Maria, karena itu Bunda Maria selalu pesankan dalam penampakan di Fatima dan penampakan yang lain diajak supaya doa rosario jangan pernah putus,” tutur Lambert.
Doa rosario ujar Pater Lamber, adalah doa sederhana tetapi mempunyai nilai dimana umat menuntaskan peristiwa-peristiwa sedih dan gembira. Sehingga, dengan itu, devosi Bunda Maria itu kemenangannya banyak terbukti, peperangan berakhir, orang berdosa bertobat, komunis Rusia bisa berakhir pada tanggal 13 Mei bisa berakhir setelah berjaya selama 77 tahun.
Menurutnya, doa rosaria ini doa umat, pribadi atau bersama, oleh sebab itu jangan berhenti pada bulan rosario atau Bulan Mei saja tetapi harus diteruskan dalam hidup setiap hari. Berdoa rosario berarti berdoa melalui dan bersama Bunda Maria, bukan berdoa kepada Bunda Maria minta sesuatu kepada Bunda Maria.
“Tapi kita berdoa kepada Yesus, kepada Allah melalui Bunda Maria. Dan kita minta pertolongan Tuhan juga melalui dan bersama Bunda Maria. Karena itu kami selalu awali dengan berkat Tuhan, perlindungan dan juga ajakan dan tuntunan Bunda Maria. Kita juga dipanggil melahirkan, membesarkan dan melaksanakan karya keselamatan bersama Yesus lewat hidup kita, kata-kata, sikap dan tindakan kita,” papar Pater Lambert.
Sebagai manusia dan umat Katolik katanya, juga bisa mengandung dalam hati, tindakan dan pikiran manusia untuk mengandung Sang Juru Selamat, karena manusia juga menjadi sarana dan keselamatan seperti Bunda Maria, yang mendatangkan keselamatan dan suka cita manusia dengan melahirkan Yesus. (san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.