Tempat Pembuangan Sampah Disulap Menjadi Taman

0
103
Foto: Eddy/TimeX TAMAN - Tempat pembuangan sampah terletak di Jalan Pendidikan Jalur 1 RT 22/RW 02 yang disulap oleh warga menjadi taman, Minggu (3/11).

“Ini awalnya karena kita tulis dilarang buang sampah dengan spanduk, tapi orang tetap saja buang sampah. Terus yang buang bukan saja orang dalam kompleks tapi ada juga dari dalam mobil waktu lewat di situ”

Foto: Eddy/TimeX
TAMAN – Tempat pembuangan sampah terletak di Jalan Pendidikan Jalur 1 RT 22/RW 02 yang disulap oleh warga menjadi taman, Minggu (3/11).

TIMIKA,TimeX
Salah satu tempat pembuangan sampah berada di Jalan Pendidikan, Jalur 1 RT 22/RW 02 Kelurahan Otomona, Distrik Mimika Baru kini disulap menjadi taman yang cantik oleh Ketua RT setempat.
Nurlia Irwan, Ketua RT 22 ketika ditemui Timika eXpress di kediamannya, Minggu (3/11) menjelaskan taman ini dibuat sebagai tanda peringatan terhadap warga di sekitar maupun yang melintas di jalur tersebut agar tidak lagi membuang sampah sembarangan di tepi jalur tersebut.
“Ini awalnya karena kita tulis dilarang buang sampah dengan spanduk, tapi orang tetap saja buang sampah. Terus yang buang bukan saja orang dalam kompleks tapi ada juga dari dalam mobil waktu lewat di situ,” ujar Nurlia.

Sebelumnya, warga di sekitar tempat ini diperbolehkan membuang sampah di tempat ini dengan syarat, harus membuangnya dari pukul 18.00 WIT sampai pukul 06.00 WIT. Setelah itu, keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WIT sampah tersebut diangkut oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggunakan truk pengangkut sampah. Lewat dari batasan waktu yang sudah ditentukan, warga dilarang membuang sampah karena nanti menimbulkan aroma tidak sedap, serta mengganggu aktivitas warga yang hendak keluar masuk jalur tersebut.
“Memang di tempat ini boleh taruh sampah tapi malam hari saja. Kalau siang hari tidak boleh karena mobil sampah sudah lewat. Tetapi tetap saja mereka buang jam delapan atau sembilan pagi. Ada yang buangnya siang hari juga,” keluh Nurlia.
Sebelumnya, ia sudah mengimbau warga agar membuang sampah hanya pada batas waktu yang ditentukan. Kini ia membuat aturan agar tidak boleh lagi membuang sampah di tempat tersebut.
“Kita kasi waktu buang sampah malam hari saja, tapi tidak bisa, akhirnya sekalian saja saya tulis dilarang buang sampah,” tegasnya.
Ia menjelaskan, berbagai upaya sudah dilakukan, mulai dari dibuatkan pengumuman hingga dilakukan penjagaan dari jam delapan malam sampai jam sepuluh malam, tapi besok paginya sampah sudah menumpuk lagi.
Hingga akhirnya, muncul ide untuk menyulap tempat tersebut menjadi taman agar warga tidak lagi membuang sampah di tempat itu.
Kini berbagai macam bunga, pot tanaman hias dan rumput sintetis terlihat di taman yang merupakan sumbangan dari warga sekitar. Ada pula sumbangan berupa lampu penerangan dari kelurahan dan lampu hias serta daya listrik dari keluarga Yopi Kilangin, pemilik Ruko di samping lokasi tersebut.
Berkat upaya Nurlia serta dukungan dari warga sekitarnya, akhirnya taman ini berhasil dibuat dan tidak ada lagi keluhan warga tentang sampah di tempat ini.
Nurlia berharap warga di sekitar dan semua yang kebetulan melintas di tempat ini menjaga kebersihan serta merawat dan yang paling utama agar semua sadar akan kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. (a34)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.