Dua Anggota TNI Gugur saat Baku Tembak di Sugapa

0
63
Insiden baku tembak yang menewaskan dua anggota TNI di Sugapa, Intan Jaya, membuat Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangdam Cenderawasih datang di Timika mengatakan akan melihat kondisi korban tembakan.
Foto : Rina/TimeX TIBA DI TIMIKA - Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangdam Cenderawasih saat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu 18 Desember 2019.
Insiden baku tembak yang menewaskan dua anggota TNI di Sugapa, Intan Jaya, membuat Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangdam Cenderawasih datang di Timika mengatakan akan melihat kondisi korban tembakan.
Foto : Rina/TimeX
TIBA DI TIMIKA – Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangdam Cenderawasih saat tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu 18 Desember 2019.

TIMIKA, TimeX

Insiden baku tembak yang menewaskan dua anggota TNI di Sugapa, Intan Jaya, membuat Mayjen TNI Herman Asaribab, Pangdam Cenderawasih datang di Timika untuk melihat kondisi korban tembakan.

“Belum tahu, belum lihat,” kata Herman singkat kepada wartawan di Bandara Mozes Kilangin pada Rabu (18/12)

Sementara itu, Kolonel Sus Taibur Rahman Kabidpenum Puspen TNI melalui rilis yang diterima Timika eXpress mengatakan telah terjadi kontak tembak antara Satgas Penegakan Hukum (Gakum) TNI bersama Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Kontak tembak yang terjadi pada Selasa (17/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIT tersebut menyebabkan dua prajurit TNI gugur saat melaksanakan tugas dalam menjamin keamanan warga Papua.

“Satgas Gakum TNI bersama Polri sebelumnya beberapa kali mendapat informasi dari masyarakat Sugapa, bahwa masyarakat yang sedang melaksanakan persiapan perayaan Natal mendapat gangguan keamanan berupa intimidasi, kekerasan fisik, perampokan, pemerkosaan dan perampasan serta penjarahan harta benda yang dilakukan oleh KKB diduga sebagai pelaku penembakan terhadap tiga pengemudi ojek pada bulan Oktober 2019,”jelasnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata dia, untuk melindungi keselamatan dan memberikan rasa aman kepada warga terutama menjelang perayaan Natal, Satgas Gakkum TNI bersama Polri meningkatkan kegiatan patroli pengamanan di tempat yang diduga menjadi basis kegiatan KKB.

“Pada saat melaksanakan patroli keamanan, terjadi kontak tembak yang mengakibatkan dua prajurit TNI gugur yaitu Lettu Inf Erizal Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky dan saat ini kedua jenazah dalam proses evakuasi,”ujarnya.

Pasca kontak tembak, lanjutnya Satgas Gakum TNI-Polri terus melakukan pengejaran untuk menangkap kelompok kriminal bersenjata yang melarikan diri ke dalam hutan dan memastikan terjaminnya keamanan masyarakat menjelang perayaan Natal.

Sekitar pukul 13.30 WIT, jenazah Alm. Lettu Inf Erizal Zuhry Sidabutar, Prajurit Penanggulangan Teror Kopassus dan Alm. Serda. Rizky Ramadhan anggota Brimob Polda Riau (Satgas Tindak Nemangkawi TNI/Polri) tiba di Kabupaten Mimika dengan menggunakan pesawat Heli Caracal EC 725/HT-7201, dengan Pilot Mayor Pnb Boy Nanang.

Kedua jenazah sempat dibawa menuju RSUD Mimika untuk divisum dan jenazah sementara di semayamkam di Aula Lanud Y Kapiyau Timika dan direncanakan akan diterbangkan ke Jakarta Kamis (19/12) dengan menggunakan GA 653 tujuan Jakarta.

Alm. Lettu Erizal Zuhry Sidabutar akan dibawa dari Timika menuju Makassar ke Jakarta dan ke Medan. Jenazah diangkut dengan pesawat Garuda (Timika – Makassar – Jakarta ) pukul 14.40 WIT – 18.40 WIB.

Kemudian dengan pesawat Garuda rute Jakarta -Medan (Kualanamu) pukul 20.00 WIB – 22.15 WIB.

Dari Kualanamu menuju rumah duka menggunakan jalan darat (ambulans jenazah) ke Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara untuk selanjutnya dilaksanakan pemakaman.

Sementara itu, Alm. Serda Rizky Ramadhan dibawa dari Timika ke Makasar dan menuju Jakarta dengan pesawat Garuda (Timika – Makasar – Jakarta) pukul 14.40 WIT – 18.40 WIB.

Alm. Serda Rizky Ramadhan rencananya disemayamkan di Cijantung. Pemakaman dilaksanakan di TMP Kalibata tanggal 19 Desember 2019. (aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.