Yorrys Ajak Masyarakat Papua Waspadai Perubahan Arus Teknologi

0
132
“Kegiatan ini bertujuan untuk kita saling memperkokoh serta saling mengingatkan betapa pentingnya 4 pilar yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi 4 pilar ini perlu diberikan kepada seluruh elemen masyarakat, mengingat kehidupan sosial saat ini sudah sangat berbeda dibandingkan era sebelumnya, “
FOTO: Ist/TimeX SOSIALISASI - Yoryys Raweyai (dua kiri) didampingi Thommy Erari, Pdt. Herman Awom dan Akhmal Fatopang saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan bagi elemen masyarakat di Mimika.

>>Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

“Kegiatan ini bertujuan untuk kita saling memperkokoh serta saling mengingatkan betapa pentingnya 4 pilar yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi 4 pilar ini perlu diberikan kepada seluruh elemen masyarakat, mengingat kehidupan sosial saat ini sudah sangat berbeda dibandingkan era sebelumnya, “
FOTO: Ist/TimeX
SOSIALISASI – Yoryys Raweyai (dua kiri) didampingi Thommy Erari, Pdt. Herman Awom dan Akhmal Fatopang saat mensosialisasikan empat pilar kebangsaan bagi elemen masyarakat di Mimika.

TIMIKA, TimeX

Anggota DPD RI Dapil Papua, Yorrys Raweyai menggelar sosialisasi 4 pilar Kebangsaan yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, Kamis, 23 November 2019 lalu.

Kegiatan sosialisasi diselenggarakan di Resto Cenderawasih 66, dengan dihadiri Thommy Erari, Pdt. Herman Awom, dan kalangan tokoh masyarakat, perempuan, pemuda dan tokoh agama.

Gelar sosialisasi dipandu Akhmal Fatopang selaku moderator.

Yoryys Raweyai dalam kesempatan itu mengungkapkan, sosialisasi 4 pilar merupakan salah satu program utama MPR RI yang dilaksanakan oleh anggota DPD RI maupun DPR RI.

“Kegiatan ini bertujuan untuk kita saling memperkokoh serta saling mengingatkan betapa pentingnya 4 pilar yang mencakup Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Sosialisasi 4 pilar ini perlu diberikan kepada seluruh elemen masyarakat, mengingat kehidupan sosial saat ini sudah sangat berbeda dibandingkan era sebelumnya, “ ucap Yoryys.

Selain itu, Sanusi juga mengingatkan kepada para pelajar untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta tak mudah terprovokasi terhadap informasi-informasi di sosial media yang belum pasti kebenarannya atau hoax.

“Sebab informasi yang belum pasti kebenarannya dapat memecah belah bangsa teruma di kalangan anak muda yang merupakan pengguna media sosial tertinggi. Olehnya itu 4 pilar ini sebagai bahan perekat untuk mereka agar tetap bersatu,”jelas Yoryys.

Selain itu, pentingnya menerapkan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, terutama perlunya mewaspadai perubahan-perubahan yang cepat akibat perkembangan arus teknologi informasi.

Sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam 4 pilar kebangsaan ini tetap dapat dijaga dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam konteks NKRI.

Ditambahkannya, semua elemen masyarakat termasuk kaum milenial kini berperan penting dalam menjaga keutuhan NKRI.

Begitu juga menjaga keberagaman kebhinekaan.  Hal itu bertujuan agar bangsa Indonesia tetap jaya dan masyarakat tidak mudah dihasut oleh kelompok-kelompok tertentu yang menginginkan bangsa ini terpecah-belah.

“Jika rasa persatuan dan kesatuan itu kokoh, kelompok-kelompok tertentu tidak akan berani mengganggu masyarakat terutama generasi penerus cita-cita bangsa,”pungkasnya. (vis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.