Trifena Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI

0
121
FOTO: LINDA/TimeX PILAR KEBANGSAAN-Anggota DPR-RI, Trifena M Tinal, BSC, melakukan sosialisasi empat Pilar kebangsaan, dengan masyarakat Mimika, di mile 32, Senin (25/11/2019), foto bersama.

> Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

FOTO: LINDA/TimeX
PILAR KEBANGSAAN-Anggota DPR-RI, Trifena M Tinal, BSC, melakukan sosialisasi empat Pilar kebangsaan, dengan masyarakat Mimika, di mile 32, Senin (25/11/2019), foto bersama.

TIMIKA, TimeX

Anggota DPR-RI Fraksi Golkar, Dapil Papua, Trifena M Tibnal BSC, melaksanakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, kepada masyarakat di Wilayah Timika, Senin 25 November 2019, di Mile 32.

Sosialisasi ini dihadiri oleh ratusan warga yang berasal dari berbagai kalangan. Melalui sosialisasi ini, Trifena M Tinal, mengajak masyarakat untuk selalau menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesai (NKRI), dengan berasaskan empat pilar kebangsaan.

Kata Trifena, sosialisasi empat pilar kebangsaan ini sangat penting, untuk terus menanamkan kesadaran kepada masyarakat, tentang konsep berbangsa, yang penuh toleransi, menghargai perbedaan, menjunjung sikap gotong-royong serta menjunjung tinggi hukum yang berlaku di NKRI.

Kepada masyarakat yang hadir, Trifena menjelaskan, kehadirannya untuk menyampaikan sosialisasi merupakan tugas dan tanggungjawab untuk menggencarkan pemahaman empat pilar kebangsaan kepada masyarakat.

Dikatakan, Pancasila adalah ideologi dan dasar negara, UUD 1945 adalah Konstitusi Negara, NKRI adalah bentuk negara dan Bhineka tunggal Ika adalah semboyan negara.

Keempatnya merupakan tiang penyangga yang menjaga dan menjadi panutan dalam menjaga kesatuan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, lanjutnya, melalui Pancasila, merefleksikan beberapa hal yang terkandung dalam lima Sila, mulai dari religiositas dimana di indonesia terdapat sejumlah Agama namun percaya kepada satu Tuhan yakni Tuhan yang maha Esa, pada sila selanjutnya, yakni kemanusiaan, nasionalisme dan gotong royong dan keadilan.

Dengan sosialisasi empat pilar kebangsaan ini, ia berharap agar masyarakat di Mimika, yang terdiri dari berbagai suku bangsa, dan agama, selalu menjaga persatuan dan kesatuan dan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan lebih meningkat.

Dalam kehidupan sehari-hari di kalangan masyarakat di Papua khususnya di Timika, diakuinya memang kerap terjadi gesekan-gesekan sosial yang terkait dengan adanya tindakan oknum-oknum yang berupaya memecah-belah persatuuan.

“Kita tidak bisa tutup mata untuk itu, kita akui bahwa memang tindakan seperti itu ada. Tetapi ini tidak menjadi alasan untuk kita terpecah-pecah,” katanya.

Adanya peristiwa-peristiwa yang mengganggu di Papua lanjutnya, tidak boleh membuat masyarakat terprovokasi. Tetapi masyarakat harus tetap menjaga persatuan dengan berlandasakan empat pilar kebangsaan.

“Semua masyaraat memiliki hak yang sama, hak berpendapat hak hidup dan hak memperoleh pelayaan publik, dan itu dijamin oleh negara,” tambahnya.

Bahkan dunia juga menjamin Hak Asasi Manusia (HAM).

Oleh sebab itu, ketika ada yang ingin menyampaikan aspirasi, pihaknya juga telah menyediakan rumah aspirasi bagi masyarakat di Kabupaten Mimika, yang bertempat di Jalan Hasanuddin.

“Saya membuka rumah aspirasi untuk masyarakt di Timika, silahkan jika ada aspirasi yang ingin disampaikan maka bisa melalui rumah aspirasi tersebut, dan ketika bisa ditindaklanjuti hingga ke pusat maka itu akan kami bantu, dan kalau berkaitan dengan daerah maka kami akan berkoordinasi dengan anggota DPRD di Mimika bila diperlukan,” katanya lagi.

Di akhir acara, Trifena juga memberikan doorprize kepada para peserta sosialisasi yang berhasil menjawab pertanyaan seputar empat pilar kebangsaan, termasuk beberapa hal-hal penting mengenai NKRI.

Para peserta juga mendapatkan paket buku tentang empat pilar kebangsaan. (ozy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.