Dewan ‘Tantang’ Bupati Sidak Honorer

0
110
Foto: Santi/TimeX Novian Kulla

“Kami dukung dan apresiasi sekali apa yang pak bupati lakukan itu dan kami akan tunggu itu untuk memastikan bahwa tenaga honorer harusnya lebih banyak anak putra asli Amungme dan Kamoro (Amor) dibanding non Papua. Langkah ini sangat baik dan kami dewan sangat mendukung. Namun hal ini segera direalisasikan bukan hanya gertakan belaka”


Foto: Santi/TimeX
Novian Kulla

TIMIKA,TimeX
Kalangan anggota DPRD Mimika ‘tantang’ Eltinus Omaleng Bupati Mimika supaya realisasikan pernyataannya akan turun Inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pegawai honorer di OPD kantor, badan dan dinas di Kabupaten Mimika supaya tidak terkesan hanya ‘gertakan sambal’. Bahkan langkah ini dewan mendukung dan menunggu aksi Bupati Mimika. Dukungan dan tantangan ini disampaikan oleh dua anggota DPRD Mimika yakni, Novian Kulla dan Mathius Yanengga.
“Kami dukung dan apresiasi sekali apa yang pak bupati lakukan itu dan kami akan tunggu itu untuk memastikan bahwa tenaga honorer harusnya lebih banyak anak putra asli Amungme dan Kamoro (Amor) dibanding non Papua. Langkah ini sangat baik dan kami dewan sangat mendukung. Namun hal ini segera direalisasikan bukan hanya gertakan belaka,” tegas Novian Kulla, Anggota DPRD Mimika kepada wartawan di Kantor DPRD Mimika, Kamis (16/1).
Pegawai honorer di setiap OPD lingkup Pemda Mimika ini ternyata kebanyakan non Papua. B

Foto: Santi/TimeX
Mathius Yanengga

ahkan, ada yang meminta tanda tangan bupati untuk diterbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan honor daerah (Honda) dengan alasan bahwa honorer tersebut sudah bekerja selama 10 tahun. Padahal sebenarnya itu tidak benar.
Menurut Novian, penegasan dari bupati ini sangat baik karena dalam rangka memberdayakan anak-anak asli Papua terlebih anak Amungme dan Kamoro sebagai pemilik hak ulayat di daerah ini kedepannya.
“Kami dan anak-anak Amugme dan Kamoro menunggu realisasi dari apa yang disampaikan oleh pak bupati agar tidak dinilai hanya sekedar wacana saja. Kami menunggu action dari pak bupati, kalau hal ini direalisasikan maka itu merupakan langkah hebat yang telah dilakukan oleh bupati sebagai niat baik pemerintah untuk memberdayakan putra dan putri Amor di Mimika,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Mathius Yanengga. Politisi PKB ini mengapresiasi langkah bupati yang akan menertibkan tenaga honorer tanpa SK dari bupati. Tidak hanya itu saja, langkah bupati yang juga memberhentikan pejabat juga adalah langkah yang benar.
“Saya apresiasi langkah bupati yang sudah dilakukan dengan menata para tenaga honorer dan juga memperbaiki kinerja kepada OPD yang tidak serius menjalankan tugas dengan ganti beberapa pimpinan OPD sangatlah tepat,” ungkapnya. (san)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.