Murid SMP Program Alam-Lestari Freeport Mendapat Pelatihan Medsos

0
90
Foto: Antonius Djuma/TimeX MENGIKUTI - murid SMP di Kota Timika, peserta Program Pangeran Alam dan Putri Lestari binaan PT Freeport Indonesia (PTFI) mengikuti pelatihan penggunaan Media Sosial (Medsos) di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Rabu (26/2).
Foto: Antonius Djuma/TimeX
MENGIKUTI – Murid SMP di Kota Timika, peserta Program Pangeran Alam dan Putri Lestari binaan PT Freeport Indonesia (PTFI) mengikuti pelatihan penggunaan Media Sosial (Medsos) di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Rabu (26/2).

TIMIKA,TimeX
Sebanyak 40 duta lingkungan yang berasal dari murid SMP di Kota Timika, peserta program Pangeran Alam dan Putri Lestari binaan PT Freeport Indonesia (PTFI) mengikuti pelatihan penggunaan Media Sosial (Medsos) di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Rabu (26/2).
Menjadi narasumber pelatihan ini, Afgiansyah, Chief Operations Officer (COO) dan Arga, selaku Digital Strategy Media Wave dari Bandung. Keduanya didatangkan khusus oleh PTFI untuk memberi pelatihan.
Meity Poei, pendamping Program Alam Lestari PT Freeport Indonesia berharap melalui workshop ini, para duta lingkungan Kabupaten Mimika dalam Program Alam Lestari ini dapat lebih mampu mengkampanyekan citra diri mereka melalu media sosial yang lebih efektif.
Para duta lingkungan ini merupakan angkatan ke 14, tahun 2019-2020 mendapatkan pembekalan khusus dalam hal penggunaan media sosial.
Ia menjelaskan Program Pangeran Alam dan Putri Lestari pertama kali dilakukan sekitar tahun 2006 lalu. Hingga kini telah memiliki sekitar ratusan alumni duta lingkungan yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan bekerja di luar negeri.
Program Alam Lestari angkatan 14 tahun ini akan melewati tahapan eliminasi pada April 2020. Pemilihannya sejak September 2019 lalu dan berakhir Mei 2020 mendatang.
Afgiansyah dalam penjelasan mengajak peserta Alam Lestari supaya menggunakan Medsos seperti Facebook, Instagram, Line, Twitter, maupun WhatsApp harus lebih bijak, kreatif dan kritis. Terutama dalam setiap postingan obyek mesti mengandung nilai edukasi bersifat positif. Penggunaan Medsos ini selain untuk mencari informasi seperti berita, juga hiburan.
Magretha Nebore, peserta Alam Lestari dari SMPN 5 Mimika menuturkan, dengan mengikuti workshop menggunakan Medsos, dirinya harus lebih bijak, kreatif dan kritis dalam meng-upload foto atau obyek bernuansa positif dan mendidik. Menggunakan Medsos tidak lagi sekedar memposting foto dan hal lain, tapi bisa juga dimanfaatkan sebagai media mencari berita berkaitan dengan pendidikan.
Ia mengakui sebelum workshop ini sudah menggunakan Medsos secara positif, dan dengan adanya kegiatan ini menambah wawasan baru dalam penggunaan Medsos ke depan lebih bijak lagi.
Informasi seputar penggunaan Medsos secara bijak ini, Magretha akan bagikan kepada teman-temannya, terutama para followers facebooknya, supaya mereka gunakan Medsos secara positif juga.
Sementara Vallerio A L Puraro, kini duduk di Kelas VIII SMPN 2 Mimika memiliki followers instagram 146 dan facebook 256 teman.
Ia mulai mengenal bermain facebook sejak usia 9 tahun dan instagram 10 tahun. Setelah mengikuti kegiatan ini, Vallerio akan lebih banyak posting foto-foto alam lestari dan lingkungan sekaligus menjadi pengguna Medsos yang baik, bijak dan kreatif. (tio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.