75 Perawat Jalani Uji Kompetensi Jabatan Fungsional

0
55
Foto: Ist./TimeX UJI - Pelaksanaan uji kompetensi jabatan fungsional perawat di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Selasa (3/3).

“Uji kompetensi guna mengukur pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja pejabat fungsional kesehatan”

Foto: Ist./TimeX
UJI – Pelaksanaan uji kompetensi jabatan fungsional perawat di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Selasa (3/3).

TIMIKA,TimeX
Sebanyak 75 perawat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) menjalani uji kompetensi jabatan fungsional oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika di Aula Bobaigo Keuskupan Timika, Selasa (3/3).
Para perawat itu berasal dari RSUD dan lingkup Dinkes Mimika.
Adapun uji kompetensi yang akan berlangsung selama dua hari, sejak Selasa hingga Rabu (4/3) hari ini, merupakan tindaklanjut dari uji prakompetensi yang sudah digelar pada 26 Februari lalu.
Melalui kerjasama Dinkes dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur Daerah Mimika, tujuan pelaksanaan uji kompetensi untuk memfasilitasi para perawat naik jabatan ke jenjang lebih tinggi, sekaligus menjamin kualitas dari tenaga-tenaga kesehatan yang ada di Mimika.
“Uji kompetensi guna mengukur pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja pejabat fungsional kesehatan,” kata Leni Silas, SKM,M.Kes selaku Kepala Seksi Sumber Daya Tenaga Kesehatan Dinkes Mimika.
Leni yang juga sekreteris penyelenggara uji kompetensi, menambahkan, usulan awal peserta untuk ikut uji kompetensi sebanyak 108 orang, namun yang bersedia baru 75 orang.
Melalui uji kompetensi, para perawat menjalani dua tahap pengujian, yaitu pengujian portofolio atau administrasi untuk diverifikasi dan uji lisan atau wawancara.
Untuk tim penguji dan penilai semuanya dari Dinkes Mimika.
Uji kompetensi bagi perawat fungsional yang merupakan implementasi Permenkes Nomor 18 Tahun 2017, nantinya sertifikasi kompetensi bersama penilaian angka kredit akan diusulkan atau diajukan ke Badan Kepegawaian Daerah sebagai dasar kenaikan pangkat ke jenjang berikutnya.
Lanjut Leni, hasil uji kompetensi akan diketahui dalam waktu dekat, sehingga peserta harus melengkapi berkas kenaikan pangkat dalam bulan ini.
Sementara, bagi sebagian pejabat fungsional yang belum mengikuti uji kompetensi, akan tetap diupayakan agar bisa ikut pada kesempatan berikutnya.
“Ini sudah ketentuan sehingga panitia bersama kepala Kadinkes akan ambil kebijakan, sebab yang belum bersedia ikut adalah tenaga kesehtaan yang berada di unit pelayanan di pedalaman maupun pesisir. Nanti kita upayakan supaya mereka bisa ikut,” tandasnya. (a32)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.