Banyak Pengusaha Buang Sampah di Trotoar

0
60
Foto: Dok./TimeX PUNGUT SAMPAH - Johanes Rettob, Wakil Bupati Mimika bersama ASN memungut sampah-sampah plastik di kompleks Graha Eme Neme Yauware dalam aksi Jumat bersih beberapa waktu lalu.

“Kita gencar, tapi masyarakat juga semakin bandel. Saya harapkan masyarakat bisa buang sampah ke TPS yang ditentukan. Kita ini tuan rumah untuk Pesparawi dan PON. Jadi semua masyarakat harus dukung itu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bagaimana kita mau sambut tamu kalau halaman kita belum bersih”

Foto: Dok./TimeX
PUNGUT SAMPAH – Johanes Rettob, Wakil Bupati Mimika bersama ASN memungut sampah-sampah plastik di kompleks Graha Eme Neme Yauware dalam aksi Jumat bersih beberapa waktu lalu.

TIMIKA, TimeX
Oktovina Naa, Lurah Timika Indah, Distrik Mimika Baru menyebutkan sesuai hasil penelusuran bersama stafnya pada malam hari masih banyak temukan pengusaha membuang sampah di trotoar jalan bukan di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara yang telah disediakan pemerintah. Oktovina sampaikan hal ini kepada Timika eXpress saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (3/3).
Dengan masih banyak pengusaha buang sampah di trotoar jalan, Oktovina bersama stafnya terus gencar melakukan penertiban sampah.
Oktovina bersama beberapa pemuda melakukan penelusuran dan mengangkut sampah di beberapa titik TPS mulai dari pukul 12.00 hingga 14.00 WIT khusus wilayah Kelurahan Timika Indah. Sampah diangkut dengan roda tiga. Sedangkan saat malam hari diangkut menggunakan pick up yang telah dibagi untuk operasional di kelurahannya.
“Pokoknya setelah kami terima bantuan tiga roda itu, selalu kami angkut sampah setiap malam. Hanya saja masih banyak masyarakat, khususnya pengusaha yang taruh sampahnya di atas trotoar. Saya rutin setiap malam dan siang hari. Kalau ada warga yang kenal saya pasti tahu itu,” jelasnya.
Membuat Oktovina sayangkan, ketika tumpukan sampah-sampah sudah diangkat ternyata masih ada lagi warga yang datang membuang kembali di tempat yang sama. Padahal, untuk persoalan itu hampir setiap minggu telah menyurati ke setiap pengusaha atau pedagang.
“Saya turun bersama beberapa pemuda saja. Tidak mungkin saya mau rekrut banyak-banyak, karena pemuda itu juga butuh makan atau minum dan bensin untuk kendaraan mereka. Kami dapat armada tiga roda itu baru dua minggu lalu. Setelah kepala distrik tandatangani serah terimanya dan kami langsung ambil di DLH,” jelasnya.
Untuk mendukung hal itu, secara swadaya Kelurahan Timika Indah telah membuat bak sampah yang diletakan di lorong depan Jalan Hotel Cenderawasih 66 dan di belakang SD Tabita Sion. Namun ternyata ada oknum warga tertentu yang ‘nakal’ membongkarnya. Tetapi untuk persoalan itu belum bisa menuduh siapa pelakunya lantaran belum melihat langsung. Kejadian itu telah dilaporkan kepada berwajib sehingga hanya menunggu tindaklanjutnya.
Ia menambahkan, pihak Kelurahan Timika Indah telah persiapkan ban truk ukuran besar agar diletakan di beberapa titik pembuangan sampah liar selama ini, seperti di Jalan Yos Sudarso depan eks Kantor KPU serta di lorong masuk Mana Beckry, Jalan Cenderawasih.
“Yang di Lapangan Timika Indah ke Jalan Restu sudah kami tutup dengan menempatkan pot bunga. Kami berterimakasih kepada masyarakat di sekitar situ yang sudah menjaga. Di samping Bank Papua juga sudah kami tumpukan pasir dan pot bunga sehingga warga tidak lagi buang sampah,” jelasnya.
Untuk itu, diharapkan agar seluruh warga Timika Indah harus taat aturan membuang sampah tepat waktu di TPS yang telah ditentukan, yaitu di belakang Eme Neme Yauware dan depan Kantor Perpustakaan. “Kita gencar, tapi masyarakat juga semakin bandel. Saya harapkan masyarakat bisa buang sampah ke TPS yang ditentukan. Kita ini tuan rumah untuk Pesparawi dan PON. Jadi semua masyarakat harus dukung itu dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bagaimana kita mau sambut tamu kalau halaman kita belum bersih,” pungkasnya. (a32)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.