Sembilan WNA Diperiksa Tiga Jam Lebih di Timika

0
240
Sembilan Warga Negara Asing (WNA) yang menumpangi kapal pesiar, Kapal Pinisi Damai, menjalani pemeriksaan kesehatan secara spesifik lebh tiga jam saat berlabuh di Pelabuhan Pomako, Timika, Selasa (17/3).
Foto : Ist/TimeX
MENGECEK-Aparat gabungan saat mengecek Kapal Pinisi Damai setelah sandar di Pelabuhan Poumako.

TIMIKA, TimeX

Sembilan Warga Negara Asing (WNA) yang menumpangi kapal pesiar, Kapal Pinisi Damai, menjalani pemeriksaan kesehatan secara spesifik selama tiga jam lebih saat berlabuh di Pelabuhan  Pomako, Timika, Selasa (17/3).

Selain pemeriksaan medis oleh tim dari Kantor Kesehatan Kawasan Pelabuhan (KKP) Klas III Biak, tim gabungan TNI-Polri, Syahbandar, Dinas Perhubungan, Polairud, KP3 Laut, dan Imigrasi Klas II Timika, juga mengecek seisi kapal pesiar tersebut.

Sembilan WNA diketahui berasal dari Negara Swiss, USA, Canada, Perancis, Jerman, dan China, dari hasil pemeriksaan dinyatakan kondisi kesehatannya dalam batas normal.

Dr. Satria T.P, selaku Dokter Umum KKP Klas III Biak usai pemeriksaan, mengatakan pemeriksaan suhu tubuh dari 9 WNA yang diperiksa tidak ada yang mencapai 38 derajat celcius.

“Rata-rata suhu tubuh mereka 37,5 derajat celcius, ini kemungkinan karena kondisi cuaca panas dan lama di kapal. Inspeksi lain dari ujung rambut sampai ujung kaki semuanya bagus, tidak ada pula batuk atau pilek, juga tidak ada keluhan sakit, radang tenggorokan atau amandel,” jelasnya.

Khusus pemeriksaan auskultasi atau pemeriksaan fisik pada dada hingga paru-paru dari adanya kemungkinan lainnya, itu pun sama, yakni tidak ditemukan tanda-tanda suara, baik di paru kanan maupun kiri.

“Dari hasil pemeriksaan ini, ke sembilan WNA ini negatif virus corona, dan sesuai rencana, mereka akan kembali ke negara masing-masing melalui Timika, Rabu (18/3) hari ini dengan penerbangan komersil melalui Bandara Mozes Kilangin Timika,” terang Satria.

Untuk diketahui, kapal pesiar yang ditumpangi 9 WNA itu berangkat dari Raja Ampat, Sorong, menuju Asmat pada 3 Maret lalu.

Selanjutnya dari Asmat melanjutkan perjalanan dan sandar di Pelabuhan Pomako pada Selasa (17/3).

Sementara, Husni Anwar Tianotak, Kepala Syahbandar menerangkan, pengawasan serta pemeriksaan terhadap 9 WNA sebagai antisipasi terhadap merebaknya virus corona di Indonesia.

“Ini termasuk bentuk antisipasi dan pencegahan awal, sehingga kami lakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk Pemkab, KKP Klas III Biak, dan instansi terkait lainnya,” tandas Anwar. (aro)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.