23 Pasien COVID-19 Mimika Dinyatakan Sembuh

0
1184
Situasi pandemi Covid19 di Mimika mulai membaik setelah sejak tanggal 25 Maret 2020 lalu, pemerintah Kabupaten Mimika melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan tanggap dan respon cepat terhadap penyebaran Covid-19 saat itu.
Foto: Ehci/TimeX Reynold Ubra

TIMIKA,TimeX

Kabar baik datang dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Mimika. Pasalnya terjadi penambahan jumlah pasien sembuh dari infeksi virus Corona sebanyak 6 orang. Dengan demikian maka jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh hingga Rabu (13/5) mencapai 23 orang.

Foto: Ehci/TimeX
Reynold Ubra

BACA JUGA : Freeport Tetap Beroperasi

BACA JUGA : Disperindag Temukan Makanan Kedaluwarsa di Tiga KiosB

BACA JUGA : Pangkalan Mitan di RT 10 Nawaripi ‘Diduga’ Menjual ke Penadah

Reynold Ubra, Juru Bicara (TGTPP) Mimika melalui grup WhatsApp pers tadi malam menjelaskan, pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien dengan label 048 (IDG), 050 (KRG), 052 (IKR), 054 (RSW), 060 (AGJ), dan 062 (EPS), semuanya dari RS Tembagapura.

Meski enam orang dinyatakan sembuh, namun terjadi penambahan pasien positif sebanyak empat orang, masing-masing 3 orang dari RS Tembagapura dan satu orang dari Timika.

Adanya tambahan pasien dari Tembagapura ini menambah daftar warga yang terpapar virus di wilayah tersebut menjadi 72, sedangkan Kuala Kencana 4 kasus, Mimika Baru 17 kasus dan Wania 21 kasus.

Adapun data kasus baru masing-masing dengan label 111 inisial WDY, perempuan pasien RSUD Mimika, berasal dari Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, kasus 112 (HTN), kasus 113 (NKW) dan kasus 114 (EYS), ketiganya berjenis kelamin laki-laki, berasal dari RS Tembagapura.

Sementara jumlah kasus aktif 88 dengan rincian perawatan di RSUD sebanyak 19 kasus, shelter 7 kasus, RSMM 23 kasus, RS Tembagapura 55 kasus.

Lanjut Reynold, dengan sembuhnya enam pasien per 13 Mei 2020 maka kumulatif pasien sembuh berjumlah 23 (20,18 persen), pasien meninggal belum ada penambahan (2,63 persen). Pasien Covid-19 yang sembuh dari RSUD berjumlah 12 Orang (52,2 persen) dan RS Tembagapura berjumlah 11 orang (47,8 persen).

Sementara itu, berdasarkan jenis kelamin, dari total 114 kasus pasien laki-laki sebanyak 85 orang (74,56 persen) dan pasien perempuan sebanyak 29 orang (25,44 persen). Sedangkan jika dilihat dari faktor usia rata-rata usia 42,8 tahun dengan usia termuda 15 tahun dan usia tertua 69 tahun.

Reynold menambahkan terdapat penambahan PDP baru sebanyak 5 orang yakni RSMM 1 orang, RS Tembagapura 3 orang, RS Kasih Herlina 1 orang sehingga jumlah PDP adalah 137 orang, dengan rincian isolasi mandiri 46 orang dan isolasi di RSUD 9 orang, shelter 1 orang, RSMM 23 orang dan RS Tembagapura 55 orang.

Sedangkan Orang Dengan Pemantauan (ODP) terdapat penambahan baru sebanyak 10 orang yang dilaporkan oleh RSMM 1 orang, PKM Kwamki 1 orang, PKM Pasar Sentral 1 orang, PKM Timika Jaya 3 orang dan tracing Petugas Epidemologi (PE) sebanyak 4 orang. Sehingga kumulatif ODP berjumlah 520 orang dengan rincian 507 orang isolasi mandiri, 13 orang isolasi di shelter, 1 orang di RSUD.

Tidak hanya penambahan kasus PDP dan ODP, namun terdapat pula penambahan Orang Tanpa Gejala (OTG) baru sebanyak 5 orang dari tracing kontak PE, sehingga kumulatif OTG berjumlah 956 orang, dengan rincian 912 orang isolasi mandiri dan 44 orang isolasi di shelter. (a32)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.