Ada Pedagang Pasar Sentral Positif Rapid Test, Empat Security Isolasi Mandiri

0
2477
Foto: Antonius Djuma/TimeX RAMAI – Tampak aktivitas pedagang maupun pembeli begitu ramai di Pasar Sentral. Foto ini diambil pada Minggu (3/5) siang.

TIMIKA,TimeX

Inosensius Yoga Pribadi, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika meminta Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika memberikan data nama pedagang yang positif saat rapid test pada Rabu (20/5).

BACA JUGA : Hari Ini Batik Air Terbang Perdana Timika-Jayapura

BACA JUGA : Hari Pertama PSDD 405 Warga Terjaring Rapid Test, 28 Reaktif

BACA JUGA : 3000 KK Terima BST Rp 600 Ribu Selama Tiga Bulan

Foto: Antonius Djuma/TimeX
RAMAI – Tampak aktivitas pedagang maupun pembeli begitu ramai di Pasar Sentral. Foto ini diambil pada Minggu (3/5) siang.

Inosensius kepada Timika eXpress, Kamis (21/5) di Jalan Cenderawasih mengatakan, keramaian di sejumlah Pasar Sentral tidak pernah menyusut sejak pemerintah menerapkan pembatasan sosial.

Dikatakan, kondisi Pasar Sentral Timika tidak banyak berubah dan pedagang tetap abai dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Jika hal ini terus dibiarkan, ia khawatir akan muncul kluster-kluster baru.

Inosensius mengaku telah mendapat laporan dari petugas Covid-19 bahwa terdapat seorang pedagang yang telah dinyatakan positif Covid-19 setelah Tim Gugus Tugas melakukan rapid test.

“Petugas Tim Gugus Tugas melaporkan ke kami, bahwa di Pasar Sentral ada seorang pedagang yang kena (Covid-19). Kami dapat laporan setelah pedagang dilakukan rapid test. Kami cuma minta kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk memberikan rilis resmi supaya dicek benar-benar, supaya kami dalam mengambil langkah itu benar,” ucapnya.

Dijelaskan, hasil rapid test menunjukkan ada pedagang yang positif, maka protokol kesehatan harus tetap dijalankan agar pengelola, pedagang, maupun pembeli bisa meyakini tingkat keamanan di pasar tersebut.

Ia mengungkapkan, untuk pedagang yang positip Covid-19 hasil rapid test itu masih berdagang di Pasar Sentral.

“Apabila kami sudah mendapat laporan resmi dari Tim Gugus Tugas, kami akan minta pedagang itu untuk melakukan isolasi mandiri dan penyemprotan di Pasar Sentral,” jelas Inosensius.

Empat Security Isolasi Mandiri

Sementara itu, empat orang Security Pasar Sentral Timika diduga terpapar Covid-19 menjalani isolasi mandiri, lantaran berdasarkan hasil rapid test menunjukkan hasil reaktif.

Dikatakan Inosensius, karena empat security melakukan isolasi mandiri, sementara aktivitas pengamanan di Pasar Sentral dibantu oleh petugas Disperindag dan aparat kepolisian.

“Untuk pos security kita sudah semprot menggunakan disinfektan. Ada penjagaan di sana ada petugas Disperindag dan anggota Pospol Pasar Sentral,” jelasnya.

Dia menjelaskan, empat security yang positif dan memiliki bukti medis terpaksa harus dilakukan karantina 14 hari.

“Kalau ada yang terkonfirmasi terpapar, ya kita lanjut untuk karantina dan akan menghentikan penjagaan di Pos Pasar Sentral,” katanya.

Dijelaskan, untuk security di Pasar Sentral berjumlah 13 orang. Sembilan security lainnya juga saat ini belum masuk bekerja karena ada urusan keluarga.

Ia mengingatkan petugas di Pasar Sentral untuk tetap disiplin, seperti selalu menggunakan masker, sering cuci tangan dan hidup bersih.

“Yang penting social distancing, karena di pasar banyak orang. Kadang kalau diingatkan nakal. Sudah menyangkut hal sakit kita tudak boleh main-main,” urainya.

Pihaknya pun juga sudah melakukan sosialisasi sejak empat bulan lalu untuk physical distancing, tidak bergerombol dan tetap menggunakan masker.

Penulis : Allo Lebuan

Editor : Linda B Langi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.