Jelang Idul Fitri, Pedagang Diingatkan Tidak Jual Makanan Kedaluwarsa

0
78
Foto: Dok./TimeX Inosensius Yoga Pribadi

TIMIKA,TimeX

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mimika mengingatkan para pedagang untuk tidak menjual makanan yang tidak lagi layak konsumsi atau kedaluwarsa.

Foto: Dok./TimeX
Inosensius Yoga Pribadi

BACA JUGA : Ada Pedagang Pasar Sentral Positif Rapid Test, Empat Security Isolasi Mandiri

BACA JUGA : Antre Bantuan, Pedagang Tidak Patuhi Jarak Sosial

BACA JUGA : Pendapatan Pedagang Buah Turun Dratis

“Jangan ada di antara pedagang yang bahkan dengan sengaja menjual makanan kedaluwarsa karena pasti akan berurusan dengan masalah hukum,” pesan Inosensius Yoga Pribadi, Sekretaris Disperindag Mimika kepada Timika eXpress, Jumat (22/5).

Dikatakan, Disperindag sudah mengimbau para pedagang di Pasar Sentral. Imbauan ini untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pedagang nakal yang memanfaatkan situasi jelang perayaan Idul Fitri.

Inosensius menjelaskan, ketika menjelang perayaan hari-hari besar keagamaan, banyak permintaan kebutuhan pokok meningkat. Sehingga, situasi ini bisa saja dimanfaatkan oleh oknum-oknum pedagang atau distributor untuk mendapakan keuntungan dengan cara-cara yang tidak benar.

Untuk itu, Inosensius menyarankan, ketika pedagang menerima barang dari distributor harus diteliti terlebih dahulu dan memeriksa masa berlakunya. Jika memang sudah kedaluwarsa mesti dikembalikan. Jangan sengaja menerimanya untuk dijual kembali.

Inosensius tidak ingin ada pedagang yang berurusan dengan hukum gara-gara menjual barang tidak layak konsumsi.

Ia minta masyarakat teliti secara cermat, memperhatikan tanggal kedaluwarsa sebelum membeli makanan dan minuman.

Dalam setiap kemasan produk bahan tertera dua tanggal, yaitu best before dan expired date. Best before adalah tanggal yang dianjurkan mengkonsumsi sebelum waktu yang dicantumkan, sedangkan expired date merupakan tanggal batas maksimal produk aman untuk dikonsumsi.

Lanjutnya, expired date tanggal yang menunjukan kalau makanan atau minuman tersebut sudah tidak aman untuk dikonsumsi. Ini menandakan produk tersebut sudah mengalami perubahan bentuk dan rasa yang terkadang munculnya jamur, lender serta bakteri. Jika bahan makanan dan minuman yang sudah kedaluwarsa dikonsumsi akan sangat berbahaya dalam kesehatan sebab bisa memicu munculnya berbagai macam jenis penyakit.

“Masyarakat harus teliti membeli makanan dan minuman dalam kemasan, agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Saya mengajak masyarakat berperan aktif terhadap kondisi ini, laporkan jika menemukan barang kedaluwarsa,” ungkapnya.

Penulis : Allo Lebuan

Editor : Anton Djuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.