Bayi Enam Bulan Positif COVID-19

0
1399
Foto: Ehci/TimeX Reynold Ubra

TIMIKA,TimeX

Seorang bayi laki-laki berusia enam bulan dengan label pasien 173 inisial IDK dinyatakan positif terpapar COVID-19. IDK diketahui memiliki kontak erat dengan pasien 089 inisial MSF, alamat Karang Senang, Distrik Kuala Kencana. IDK merupakan pasien termuda dari total 183 kasus postif di Mimika.

Foto: Dok./TimeX
Reynold Ubra

BACA JUGA : Nama Asisten II Mimika Dicatut Minta Uang ke Kontraktor

BACA JUGA : Anggota Polres Mimika Aniaya Warga, Kapolres Minta Maaf

BACA JUGA : Ada Pedagang Pasar Sentral Positif Rapid Test, Empat Security Isolasi Mandiri

IDK merupakan salah satu dari 18 tambahan baru pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19, Jumat (22/5).

Reynold Ubra Jubir TGTPP melalui Video Conference bersama tim pers, yang di fasilitasi Diskominfo, Jumat (22/5) menyampaikan hari ini (kemarin, red) terjadi penambahna 18 pasien baru yang merupakan hasil pemeriksaan pengiriman sampel yang diterima PusLitbangkes Jayapura 16 Mei lalu dan hasilnya baru disampaikan 21 Mei.

Meski terjadi penambahan kasus baru, namun diwaktu yang sama, pihaknya juga mencatat kesembuhan pasien yang cukup signifikan, mencapai 17 orang.

Adapun 17 pasien yang dinyatakan sembuh 5 orang dari RSUD Mimika dan 12 dari RS Tembagapura.

Pasien yang dinyatakan sembuh yakni pasien 014 RNM, wanita 54, alamat Kelurahan Inauga, Distrik Wania, kasus 023, LTB perempuan usia ,30 Tahun, Inauga, Distrik Wania, Kasus 027 inisial KTD, laki laki usia 30 tahun alamat Kelurahan Inauga dan kasus 065 FDS perempuan, 52 tahun Kamoro jaya Distrik Wania.

Selanjutnya, adalah pasien 047 inisial ADF, laki-laki, 39 tahun, alamat Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kasus 061, ASM laki laki, kasus 063 TWD, laki laki umur 49 tahun, kasus 064 YHN laki laki usia 45 tahun, kasus 070 MNN, laki laki usia 57 tahun, kasus 027 inisial KSW laki-laki 48 tahun, kasus 074, WTH, laki laki usia 51 tahun, kasus 078 LKT, laki laki umur 53 tahun, kasus 080, SYS laki laki 68 tahun, kasus 092 NGM, laki laki 46 tahun, Kasus 094, SKN laki laki, 44 Tahun, kasus 098 HRS laki laki 49 tahun, dan kasus 102 BSH laki laki, 47. Semuanya berasal dari Kelurahan Tembagapura Distrik Tembagapura.

Reynold mengatakan, dengan bertambahnya kesembuhan selama tiga hari terakhir, maka Mimika berdasarkan laporan tim gugus tugas yang tadinya berada pada urutan pertama tertinggi kasus positif, kini ada di urutan ke dua dari 568 kasus, di Papua setelah Kota Jayapura. Dan Mimika merupakan kabupaten dengan jumlah pasien sembuh terbanyak.

“Ini berkat dukungan doa dari seluruh masyarakat Mimika juga kerja keras tim kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk kasus positif yang terkonfirmasi melalui pemeriksaan PCR yakni terdapat 18 masing-masing satu dari RS Tembagapura, dengan tanggal penerimaan sampel dan juga tanggal pemeriksaan serta pelaporannya adalah 21 Mei. Sedangkan 17 kasus baru berasal dari RSUD Mimika, yang baru dilaporkan 21 Mei dimana pengiriman sampel di PusLitbangkes Jayapura 16 Mei lalu.

Kata dia, dengan adanya tambahan 18 kasus baru ini maka kumulatif pasien COVID-19 di Mimika kini menjadi 183 pasien. Sementara total kesembuhan kini mencapai 66 orang, dan yang masih aktif dirawat dan menjalani karantina oleh tim medis Jumat (22/5) berjumlah 113 orang di mana 22 orang di RSUD dan di Shelter yang merupakan satelit dari RSUD mimika sebanyak 15 orang sedangkan RSMM 3, dan RS Tembagapura 63 orang.

Lanjutnya, dengan 18 kasus baru yang ditemukan tersebut berasal dari RSUD Mimika 17 kasus yang merupakan hasil tracing kontak dari kasus yang sebelumnya yaitu kasus 166 (MSS) perempuan, 17 tahun, Jalan Sam Ratulangi, Kelurahan Inauga Distrik Wania. Pasien ini memiliki kontak erat dengan kasus 004 SYR.

Kasus kedua, (JNS) laki laki, 9 tahun, Jalan Anggrek, Sempan, kontak erat dengan dengan pasien 011 (RMS).

Kasus 068 (AGS), 11 tahun, Jalan Anggrek, kontak erat dengan 011 (RMS).
Kasus 169 (IVM), laki laki, 21 tahun, Jalan Hasanudin, memiliki kontak erat dengan 026 (PSL).

Berikutnya adalah 170 (VSM) 29, Jalan Cenderawasih, Timika Jaya, kontak erat dengan kasus 002 inisial YTM.

Kasus 171 (VMT), laki-laki 27 tahun, Jalan Cendrawasih, kontak dengan kasus 130 (ECS). Kasus 172 (RLK), 47 tahun, Jalan C Heatubun, Kelurahan Kwamki, merupakan salah satu petugas kesehatan di salah satu Puskesmas.

Untuk kasus 172, tim epidemologi akan melakukan pencarian riwayat kontak dengan kasus kasus yang ada, karena belum diketahui hubungan erat dengan kontak yang terkonfirmasi dengan kasus yang mana.

Selanjutnya, kasus 173 (IDK) merupakan laki-laki, 6 bulan, Karang Senang, kontak erat dari kasus 089 (MSF); Kasus 174 (FNL) perempuan, 18 tahun, Jalan Imam Bonjol, Kuala kencana, kontak erat dengan kasus 044 (ARL); Kasus 175 (MPT), laki kali, 30 tahun, Base camp, Kelurahan Kwamki, kontak erat dengan kasus 115 (WWK), uga kasus 116 (NRZ) dan kasus 117 (AKH) dan kasus 118 (NNR).

Selanjutnya kasus 176 (FRN), perempuan, 40 tahun, Jalan Baru, kontak erat dengan kasus 030 (FDS); Kasus 177 (JSL), laki laki 30 tahun, SP 3 Karang Senang , kontak erat dengan kasus 044 (ARL); Kasus 178 (ARN), perempuan, 27 tahun, Nawaripi juga merupakan petugas kesehatan yang akan dicari kontak eratnya.

Kasus 179 (HNY), Jalan Pendidikan, kontak dengan kasus 180 (JRB), perempuan 25 tahun, Kuala kencana.

Kasus 181 (RFD) laki-laki, 26 tahun, Jalan Budi Utomo, satu kelompok dengan kasus 178, 179 dan 180 yang mana petugas Epidemologi akan melakukan penggalian informasi dan sekaligus stracing kontak.

Juga 182 inisial (ATK) merupakan pasien yang saat ini melakukan rawat jalan di RSUD Mimika dan terakhir 183 (SRD) RS Tembagpura, laki laki, 50 tahun.

Sementara itu di laporkan, kemarin Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 4 ditenukan di RSMM dan Tembagapura masing masing 2 orang. Sehingga total PDP 88 orang, dan ssatu dinyatakan sehat dan selesai dalam masa pemantauan.

Dari 88 PDP, 77 dirawat di RS, masing-masing 2 di RSUD Mimika, RS Tembagapura 60 dan 15 orang di RSMM.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 43 orang diterapkan statusnya ODP yakni Puskesmas Pasar Sentral 13, Wania 1 dan berdasarkan hasil tracing kontak PSDD 29 orang maka, sehingga total 463 orang.

“Hari ini juga, sebanyak 18 ODP juga di nyakatan sehat,” katanya Reynold.
Orang Tanpa Gejala (OTG) baru dilaporkan publik center 119 5 orang, sehingga total 627 prang, 11 diisolasi yakni 8 orang di Shelter, dan 3 RS Herlina.

“Dan 27 OTG dinyatakan sehat ini menjadi kabar sangat menggembirakan,” ujarnya.

Penulis : Echi

Editor : Linda B Langi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.