41 Napi Lapas Timika Terima Remisi Khusus Lebaran 2020

0
286
Sebanyak 41 narapidana dan anak pidana di Lapas Klas IIB Timika menerima Remisi Khusus (RK) Lebaran 2020.
Marojahan Doloksaribu Kalapas Klas IIB Timika (tengah) saat memimpin prosesi penyerahan remisi lebaran 2020 di Lapas Timika, Minggu (24/5).

                                                 TIMIKA, TimeX

Sebanyak 41 narapidana dan anak pidana di Lapas Klas IIB Timika menerima Remisi Khusus (RK) Lebaran 2020.
Marojahan Doloksaribu Kalapas Klas IIB Timika (tengah) saat memimpin prosesi penyerahan remisi lebaran 2020 di Lapas Timika, Minggu (24/5).

Sebanyak 41 narapidana dan anak pidana di Lapas Klas IIB Timika menerima Remisi Khusus (RK) Lebaran 2020.

Meski merayakan momen suci Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi COVID-19,  puluhan narapidana merasakan suka cita mendapat pengurangan masa tahanan.

RK yang diberikan sesuai Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia Nomor: PAS-578.PK.01.01.02 Tahun 2020, dan UU Nomor 12 Tahun 1995 Tentang Pemasyarakatan,

Pemberian remisi secara simbolis usai salat Id pada Minggu (24/5) dipimpin langsung oleh Marojahan Doloksaribu selaku Kalapas Klas IIB Timika dengan menerapkan protokol kesehatan, social distancing dan physical distancing.

Dalam kesempatan itu, Marojahan mengimbau, remisi yang diterima warga binaan Lapas Timika harus disikapi dengan rasa syukur karena tidak semua bisa mendapatkannya.

“Hanya bagi mereka yang dinilai berkelakuan baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran bisa mendapatkan remisi. Jadi teruslah berbuat yang terbaik selama menjalani sisa masa tahanan dan pembinaan di Lapas ini,” serunya kepada Timika eXpress, Minggu (24/5).

Kalapas Timika menjelaskan, sebenarnya yang diusulkan mendapatkan remisi Idul Fitri tahun ini sebanyak 48 orang.

Namun yang sudah turun SK remisinya baru sebanyak 34 orang. Sedangkan sisa 7 orang masih diproses I Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Kemenkumham Pusat Jakarta.

“Proses sisa tujuh orang kemungkinan  agak lama karena harus persetujuan Menkumham,” ungkap Marojahan.

Adapun pengurangan masa kurungan yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana Lapas Timika bervariasi, yaitu  1 bulan diberikan kepada 22 narapidana, sedangan remisi 1 bulan 15 hari diterima oleh 12 narapidana.

Dirincikan, narapidana yang mendapat remisi terdiri dai kasus narkotika sebanyak 14 orang, kasus pembunuhan 3 orang,penganiayaan 2 orang, peggelapan 1 orang, pelanggaran lalu lintas 1 orang dan perlindungan anak 10 orang, dan sisanya tersangkut kasus lain.

Diharapkan pula, narapidana yang menerima remisi ke depannya tidak membuat kericuhan maupun kabur dari Lapas seperti kejadian sebelumnya.

Penulis / Editor: Maurits Sdp

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.