Video Yohanes Kemong Mengamuk di Shelter Viral, Kapolres: Kami akan Melakukan Release

0
1099
Foto: Ist./TimeX Screenshoot Video Yohanis Kemong saat protes di shelter, Jumat (29/5).

TIMIKA,TimeX

Sebuah video berdurasi 3 menit 7 detik, dimana tampak Yohanes Kemong mengamuk di Shelter (Wisma Atlet) lantaran trauma dengan tindakan aparat keamanan di lokasi tersebut viral di media sosial.

Foto: Ist./TimeX
PROTES – Screenshoot Video Yohanis Kemong saat protes di shelter, Jumat (29/5).

BACA JUGA : Anggota Polres Mimika Aniaya Warga, Kapolres Minta Maaf

BACA JUGA : Menuju New Normal, Keluar Timika Wajib Kantongi Suket Bebas COVID-19

Terkait dengan itu, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata selaku Kapolres Mimika mengatakan pihaknya akan melakukan release terkait video tersebut.

“Besok (Sabtu-red) kita akan release terkait video tersebut,” kata Era kepada Timika eXpress, Jumat (29/5).

Sebagaimana diketahui, dalam video tersebut, tampak Yohanes Kemong mengamuk dan mengatakan dirinya sangat trauma akibat aparat keamanan yang membawa dua Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang diisolasi dari shelter.

“Kami mau sampaikan kepada pemerintah, bahwa saya dan pasien yang ada di sini kemarin ada sembilan yang diisolasi di Shelter. Namun, hari ini ada kejadian yang membuat kami trauma. Bahwa, pada pagi hari pasien ini yang sementara berjemur kemudian dijemput oleh aparat keamanan dengan menggunakan mobil biasa dan aparat berseragam preman datang dan langsung menjemput dua pasien tersebut,” jelasnya.

Dikatakannya, mereka membawa keduanya dengan tangan diborgol sehingga membuat pihaknya trauma. Dan akhirnya dirinya ribut dan petugas COVID-19 juga tidak tahu.

Masih dalam video tersebut ia mengatakan, tindakan dan hal tersebut bukanlah kewenangan aparat keamanan tetapi seharusnya dilakukan tim gugus.

“Untuk itu, saya minta Bupati Mimika, Ketua DPRD, kami tidak terima dan kami ingin segera diselesaikan. Setidaknya, dia harus dirawat dulu baru dilanjutkan proses hukumnya. Kami jadi takut dan trauma sehingga kami ingin pulang. Mohon bupati dan juga Kapolres Mimika harus perhatikan hal ini,” katanya.

Sementara itu, Reynold Ubra, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian Covid-19, memberikan penjelasan sekaligus klarifikasi atas kejadian siang kemarin di Shelter Wisma Atlet.

Ia mengakui, Tim Gugus Tugas pun baru mendapat informasi kegiatan yang mana aparat keamanan boleh melakukan pengamanan cepat karena ada ancaman masalah keamanan yang membuat seluruh tenaga kesehatan maupun orang yang diisolasi mengalami kepanikan.

“Tapi ini tujuannya memberi rasa aman kepada petugas maupun orang-orang yang diisolasi. Kami mohon maaf, jika akibat tindakan petugas membuat kepanikan dan kita tidak nyaman, tapi langkah yang diambil demi kenyamanan petugas kesehatan, maupun orang-orang yang ada di Shelter Wisma Atlet dan Mimika Sport Center (MSC),” jelasnya singkat.

Penulis : Rina

Editor : Linda B Langi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.