Tukang Ojek Mendapat Pelatihan Keselamatan Mengendara

0
399
Foto: Rina/TimeX PELATIHAN - Anggota Satlantas Polres Mimika saat memberikan materi pelatihan kepada tukang ojek, Senin (8/6).

TIMIKA,TimeX

Sebanyak 94 tukang ojek di Kabupaten Mimika mendapat program pelatihan keselamatan dalam mengendara kendaraan di jalan raya tahun 2020. Pelatihan ini berlangsung di Aula Satlantas Polres Mimika pada Senin (8/6).

Foto: Rina/TimeX
PELATIHAN – Anggota Satlantas Polres Mimika saat memberikan materi pelatihan kepada tukang ojek, Senin (8/6).

BACA JUGA : Larangan Ojek Bawa penumpang Perlu Direvisi

BACA JUGA : Komunitas Ojek Tidak Setuju Larangan Bawa Penumpang

“Pelatihan tukang ojek ini merupakan kali ketiga, sedangkan kegiatan untuk hari ini merupakan tahap kedua. Sementara tahap pertama sudah dilakukan April lalu,” jelas AKP Viky Pandu Widhapermana, Kasat Lantas Polres Mimika kepada Timika eXpress di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (8/6).

BACA JUGA : Pra New Normal, Paroki St. Stefanus Sempan Terapkan Empat Kali Misa

Terselenggaranya kegiatan ini ujarnya, merupakan berkat bantuan dari Korlantas Polri yang intinya terkait keselamatan Covid-19 ini.

Ia mengatakan sebelumnya sempat mengajukan 250 tukang ojek namun yang disetujui hanya 94 orang.

“Kita kemarin ajukan ke Korlantas 250 orang tapi yang terhitung hanya 94 untuk di Mimika. Semoga bantuan ini bisa meringankan para tukang ojek,” katanya.

Pelatihan ini merupakan syarat bagi tukang ojek untuk mendapatkan bantuan uang tunai sebesar Rp.600 ribu setiap bulan selama tiga bulan.

Dengan menerima pelatihan ini, kata Pandu, tukang ojek ini harus dibekali dengan pelatihan-pelatihan termasuk safety riding (perilaku mengendara yang secara ideal teruatama keamanan dan keselamatan berkendara), aturan berlalu lintas dan akan dilakukan praktek terkait ojek-ojek di lapangan.

“Jadi, setiap bulan kita berikan uang sebesar Rp.600 ribu sekaligus buku tabungan dan ATM-nya selama tiga bulan. Dan ini sudah berjalan selama dua bulan. Dan apabila ada penambahan dari Korlantas, maka akan kita berikan kepada tukang ojek yang lainnya,” tuturnya.

Steven Teurupun, Koordinator Komunitas Tukang Ojek menjelaskan, kegiatan pelatihan tukang ojek merupakan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi tukang ojek.

“Hal ini dilakukan agar pengendara ini tertib berlalulintas di jalan raya, sehingga hal ini perlu dilakukan. Selain itu, ini merupakan penyegaran untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang,” kata Steven.

Steven mengakui, dalam pelatihan ini mereka akan mengikuti tes uji ketangkasan sepeda motor yang telah disediakan.

Selain itu, pengenalan materi apa itu safety rading serta kelengkapan yang digunakan khusus roda dua.

Paling utama ujarnya, mereka harus menggunakan helm SNI, jaket, sarung tangan, masker sehingga bisa lebih safety dalam mengantar penumpang serta lebih memahami rambu-rambu lalu lintas.

“Kami berharap tentunya dengan adanya pelatihan ini, kedepannya penumpang akan merasa aman dan lebih nyaman serta memberikan safety kepada penumpang,” pungkasnya.

Penulis : Rina Hutapea

Editor : Antonius Djuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.