10 Orang ‘Kabur’ Setelah Jalani Rapid Test di Pasar Sentral

0
348
Foto: Echie/TimeX RAPID TEST - Petugas kesehatan saat melakukan rapid test terhadap masyarakat di areal Pasar Sentral Timika, Selasa (9/6).

Timika,TimeX

Petugas kesehatan bersama tim gabungan melakukan rapid test massal, kepada setiap pengunjung atau pembeli di pasar, Selasa (9/6).

Foto: Echie/TimeX
RAPID TEST – Petugas kesehatan saat melakukan rapid test terhadap masyarakat di areal Pasar Sentral Timika, Selasa (9/6).

BACA JUGA : Tinaju Fasilitas Umum, Wabup Sebut Pasar Jauh dari Standar Protokol Kesehatan

BACA JUGA : Hari ini Batik Air Mendarat di Timika

Langkah ini dilakukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan menjaring sebanyak mungkin masyarakat di fasilitas publik seperti di Pasar Sentral.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring sekitar 158 orang yang tidak menggunakan masker untuk menjalani pemeriksaan rapid test. Namun dalam pemeriksaan tersebut 10 orang diantaranya melarikan diri dari petugas, bahkan sebelum mengetahui hasil pemeriksaan.

Menurut petugas, dari sejumlah warga yang lari dari petugas, salah satu diantaranya menunjukkan positif rapid test (reaktif). Sehingga akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan.

Koordinator Pemantau Posko 1 Pasar Sentral, Usman La Alimuda mengatakan, data warga dan alamatnya sudah dicatat. Beberapa catatan lainnya sudah dibuatkan. Sehingga pihak medis akan memantau serta melakukan pendekatan kepada warga tersebut sekaligus memberikan pemahaman agar tidak melakukan aktivitas sebelum hasilnya swabnya didapatkan.

“Petugas sedang sibuk sehingga warga memanfaatkan kelengaan itu dan pergi begitu saja,” katanya.

BACA JUGA : 35 Personel Amankan Pelaksanaan Rapid Test di Pasar

Kata dia, tiga orang yang reaktif di Posko 1, dua dinyatakan IGG satu orang IGM namun yang satu kabur sebelum.

Untuk diketahui, petugas kesehatan membuka 8 posko rapid test, di mana 3 posko didirikan di Pasar Sentral, 3 Posko di Eks Pasar Swadaya, dan 2 posko lainnya di Pasar Gorong-gorong.

BACA JUGA : Kapolres dan Kadishub Pantau Imbauan PSSM di Lapangan

BACA JUGA : Bupati Tinjau Sejumlah Pekerjaan Fisik, Sebagian Proyek Dikerjakan Multi Years

dr. Rustin, selaku Ketua Tim, kepada wartawan mengatakan masyarakat sangat antusias dan berbondong-bondong mengikuti rapid test yang dilakukan di area Pasar Sentral.

Rapid test yang dilakukan di area pasar katadr. Rustin dilakukan bagi mereka (masyarakat) atau pengunjung yang diamankan petugas karena tidak memakai masker.
“Warga yang hasil rapid testnya reaktif dianjurkan melakukan isolasi mandiri,” katanya.

Berdasarkan data hasil rapid test di tiga posko Pasar Sentral, di Posko 1 terjaring 84 orang dan 3 diantaranya dinyatakan reaktif, semetara itu, di Posko 2, dari 40 orang yang terjaring 2 diantaranya reaktif, sedangkan di Posko 3 terjaring 34 orang dan 1 orang dinyatakan reaktif.

Dengan demikian dari 158 orang yang terjaring di Pasar Sentral 6 orang diantaranya reaktif.

Sementara itu, posko di eks Pasar Swadaya setidaknya 50 orang yang terjaring dan dilakukan rapid test, 2 diantaranya reaktif.

Pantauan Timika eXpress di lapangan, pengunjung yang tertangkap petugas tidak menggunakan masker diarahkan untuk membeli masker pada dua penjual yang standby di depan pintu masuk Pasar Sentral. Lalu diarahkan untuk RDT. Sementara yang menggunakan masker diberikan akses.

Tampak pula Kapolres ikut serta memantau langsung jalannya rapid test massal tersebut.

Penulis : Echie Mnsen

Editor : Linda B Langi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.