Hari ini Batik Air Mendarat di Timika

0
210
FOTO: Echie/TimeX VIDCON - Suasana Vidcon di Garnd Mozza Hotel, bersama tim gugus tugas dan maskapai di fasilitasi Diskominfo, Selasa (9/6).

TIMIKA,TimeX

Hari ini, Rabu (10/6), Maskapai Penerbangan Batik Air dijadwalkan mendarat di Timika dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pergi pulang.

FOTO: Echie/TimeX
VIDCON – Suasana Vidcon di Garnd Mozza Hotel, bersama tim gugus tugas dan maskapai di fasilitasi Diskominfo, Selasa (9/6).

BACA JUGA : Kapolres dan Kadishub Pantau Imbauan PSSM di Lapangan

BACA JUGA : Tinaju Fasilitas Umum, Wabup Sebut Pasar Jauh dari Standar Protokol Kesehatan

Pelayanan penerbangan ini disusul penerapan pra new normal yang telah dilaksanakan di Mimika sejak 5 Juni hingga 18 Juni yang akan datang oleh pemerintah dimana akses penerbangan penumpang mulai dibuka.

Guna membahas tentang kebijakan Gubernur Provinsi Papua, yang ditindak lanjuti oleh Bupati Mimika terkait relaksasi transportasi udara yaitu membuka penerbangan terbatas baik jumlah penerbangan maupun jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan.

BACA JUGA : Bupati Minta ASN Gantian Berkantor

Hal ini diungkapkan melalui Video Conference yang difasilitasi Tim Gugus Tugas bersama Diskominfo dihadiri Nicolaas E. Kuahaty Asisten Bidang Administrasi Umum bersama Reynold Ubra, Jubir TGTPP dan utusan maskapai yakni Garuda, Sriwijaya, Batik air dan Citilink, di Hotel Grand Mozza, Selasa (9/6).

Imbran, perwakilan dari Managemen Batik Air mengungkapkan penerbangan awal besok ( hari ini) dengan rute Makassar-Timika dengan jadwal kedatangan pada pukul 13.40WIT dan keberangkatan Timika-Makasar Pukul 14.20WIT.

“Kami akan turut support untuk protokol kesehatan penanganan COVID-19 ini. SOP dari maskapai adalah bagi calon penumpang wajib datang ke bandara minimal 4 jam sebelum keberangkatan,” katanya.

BACA JUGA : Tiga Pasar jadi Pusat Rapid Test Massal

Penumpang juga harus membawa kelengkapan dokumen yang ditetapkan pemerintah yakni surat keterangan bebas COVID, mengantongi KTP, menggunakan masker dan jaga kebersihan baik bandara juga pesawat.

“Kami juga akan membantu tim untuk memverifikasi calon penumpang,” uajrnya.

Tidak hanya itu, akan dilakukan dipemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan barang bawaan baik yang hendak berangkat juga penumpang yang tiba.

Sementara untuk jumlah penumpang sebanyak 50 persen sesuai protokol COVID dengan mengatur physical distancing juga dalam bus saat menuju ke pesawat.

Sementara itu maskapai peberbangan Garuda yang tadinya direncanakan tiba di Timika 11 Juni ini mengalami penundaan karena keterbatasan aircraft, sehingga dijadwalkan ulang tiba pada 15 Juni mendatang.

Kata dia, rencananya 11 Juni, Garuda tiba di Timika namun diusulkan ke kantor pusat dan terkendala keterbatasan aircraf karena selalu melakukan maintence, dengan standar COVID-19 maka setiap operasi akan disemprotkan disinfektan dan terbatas kemampuan operator.

I Nyoman, Sales and Marketing Garuda Indonesia Cabang Timika menambahkan, tidak hanya itu, kru juga menyesuaikan dengan flight maka persetujuan 15 Juni agar calon penumpang dapat melengkapi dokumen sebagai syarat untuk keberangkatan.

“Keberangkatan tetap menerapkan physical distancing dengan jaga jarak sehingga 70 persen yakni 105 sanpai 106. Dengam
rute yang disiapkan mengikuti rute reguler dari Jakarta menuju Timika,” terangnya.

Sedangkan untuk rute Jayapura belum bisa dilayani karena mengikuti instruksi gubernur.

Dengan schedule dari Jakarta pukul 03.00WIT, dinia hari 15 Juni dari Makassar 06.45 WIT landing dan pukul 07.45 terbang ke Timika selanjutnya pukul 11.20WIT tiba.

Selanjutnya dr. Satria dari tim karantina mengatakan tidak hanya surat keterangan bebas COVID yang diperiksa namun juga kesehatan fisik penumpang.

“Kalau ada surat kami validkan dengan cara pemeriksaan fisik yakni ukur suhu tubuh. Jika tidak ada surat ditolak, kalau ada maka masuk ke bandara baik dari UPBU dan Avco,” katanya.

Setelah itu akan diberikan Health Alert Card (HAC) atau kartu kewaspadaan (kartu kuning). Baru diizinkan masuk ke ruang keberangkatan dan akan dilakukan pemeriksaan lagi dari tim.

Sementara itu, Nikolaas E Kuahaty menyampaikan apa yang dilakukan pemerintah lewat kebijakan bupati sangat baik. Sehingga ia meminta pelaku perjalanan tidak saja terbang namun harus sehat.

Kata dia, biaya PCR memang mahal tapi sudah dipertimbangkan lebih kepada safety and healty dan yang mau ke Timika harus PCR test atau swab sebagaimana instruksi bupati.

Sedangkan Anton Pasoro, Kepala Seksi Operasi Bandar Udara Mozes Kilangin Timika menyampaikan, yang sudah konfirmasi schedule penerbangan adalah Batik Air 10 Juni dan 14 Juni, Sriwijaya 12 Juni dan 13 Juni, Garuda 15 Juni sementara Citilink belum ada scedule.

Untuk rute dari Sriwijaya dan Batik dari Ujung Pandang, Timika PP dan tidak ke Jayapura karena pembatasan yang dilakukan oleh Propinsi Papua.

Sedangn Garuda rutenya adalah Jakarta-Ujung Pandang-Timika PP.

“Tidak masuk propinsi karena adanya batasan yang mengisyaratkan agar maskapai hanya satu kali, itupun langsung. Jayapura-Jakarta seminggu sekali sampai 19 Juni dan Timika 2 kali dalam seminggu,” ujarnya.

Penulis : Echie Mnsen

Editor : Linda B Langi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.