Ketua MKKS SMK Tolak Pernyataan Dewan Sekolah Digratiskan

0
33
Foto: Indri/TimeX Jhon Leamuk

TIMIKA,TimeX

Jhon Leamuk, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK di Kabupaten Mimika menolak keras ada beberapa statement dari dewan yang meminta sekolah digratiskan.

Foto: Indri/TimeX
Jhon Leamuk

BACA JUGA : YPPK Tilemans Aktifkan KBM di Sekolah Zona Hijau

Sekolah tetap menarik pungutan biaya pendaftaran masuk sekolah apabila ada persetujuan dari Komite Sekolah dan orangtua siswa.

“Kita memungut biaya bukan hanya keinginan sekolah, tetapi juga atas persetujuan dari orangtua murid, dan pungutan itupun untuk kebutuhan siswa juga, bukan larinya ke sekolah, sehingga kami kurang setuju juga kalau ada beberapa statement dari dewan yang meminta sekolah digratiskan,” ujar Jhon saat ditemui di Gedung DPRD, Kamis (25/6).

BACA JUGA : Komisi A Tatap Muka Bersama Kapolres: Bahas Milo, Anak Aibon, Pencurian dan Dana COVID-19

Ia menjelaskan khusus untuk sekolah kejuruan kesehatan mempunyai kebutuhan seperti biaya jahit baju batik, putih abu-abu, baju pramuka dan baju putih-putih bagi sekolah keperawatan.

“Karena ukuran lebar celanan panjang itu harus sama tidak boleh beda. Kalau ukuran sih boleh beda, nah kalau kita serahkan sama orangtua akan repot dan pasti akan beda-beda, ini akan menjadi kurang disiplinnya siswa,” jelasnya.

Selain itu ujarnya, guru honor yang mengajar pihak sekolah harus bayar gajinya setiap bulan. Jumlah guru honor lebih banyak dari guru berstatus pegawai negeri sipil.

“Guru siapa yang mau datang ke sekolah kalau tidak dibayar? Sedangkan penerimaan CPNS banyak, kebanyakan di OPD, karena sekolah yang tidak dipungut biaya pastinya tidak berkualitas,” katanya.

“Sekarang inikan masih masa libur sekolah, kalau sesuai kalender nasional 13 Juli masuk, tetapi kemungkinan akan diperpanjang liburnya sampai Januari 2021. Ya, kami berharap pandemi ini bisa segera berlalu,” pungkasnya.

Penulis : Indriyani

Editor : Antonius Djuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.