Lapas Timika Hanya Terima Tahanan Negatif Covid-19

0
28
Foto: Dok./TimeX RAZIA PETUGAS - Petugas Lapas Kelas II B Timika sedang melakukan razia di setiap kamar warga binaan di Lapas beberapa waktu lalu.

TIMIKA,TimeX

Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II B Timika saat ini hanya bisa menerima tahanan baru yang memiliki hasil pemeriksaan kesehatan dengan status negatif covid-19. Hal ini guna mencegah terjadinya penularan covid -19 di lingkungan Lapas Timika.

Foto: Dok./TimeX
RAZIA PETUGAS – Petugas Lapas Kelas II B Timika sedang melakukan razia di setiap kamar warga binaan di Lapas beberapa waktu lalu.

BACA JUGA : 222 Warga Binaan Lapas Timika Dirazia

BACA JUGA : BNN Rayakan HANI 2020 Secara Virtual Bersama Wapres

“Jadi, memang betul bahwa kita menunda penerimaan tahanan baru di Lapas Timika. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona di Lapas Timika,”tutur M. Doloksaribu kepada Timika eXpress di Gedung Keuskupan Timika, Jumat (26/6) kemarin.

Kata dia, penerapan ini merupakan keputusan dari Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI.

BACA JUGA : Warga Nawaripi Demo Pertanyakan Pencairan BLT Dana Desa

“Kalau ada yang sudah tahap dua dan masih dalam proses persidangan maka tahanannya harus dititip di Polres Mimika,”katanya.

Sedangkan lanjut dia, apabila sudah diputus oleh pengadilan maka tahanan boleh masuk ke Lapas Timika. Namun, harus melengkapi persyaratan bebas covid -19.

“Kami hanya bisa menerima tahanan baru apabila tahanan tersebut sudah divonis pengadilan. Terus dia harus melengkapi syarat negatif covid-19 melalui hasil tes rapid. Apabila negatif maka diizinkan masuk namun kalau positif maka tahanan tersebut dilarang masuk,”jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah tahanan di Lapas Timika saat ini berjumlah 218 dan tahanan titipan di polisi ada 7 orang.

Sementara itu, bagi warga yang berkunjung sampai saat ini pihaknya belum memperbolehkannya. Hal ini untuk menghindari penyebaran virus serta tidak adanya alat tajam yang masuk ke lapas.

“Jadi walaupun memasuki new normal ini, tetap kunjungan belum diperbolehkan. Kami belum berani dan kami akan membuka kunjungan sampai Kabupaten Mimika dinyatakan zona hijau,”ujarnya.

Kata dia, selama mereka berada di tahanan, pihaknya juga rutin melakukan razia seperti minggu lalu petugas berhasil menemukan HP milik tahanan dan langsung dirusak di depan pemiliknya.

“Kita melakukan razia ini, agar warga binaan ini betul-betul menyadari kesalahannya dan dapat memperbaiki diri selama di lapas. Sebelum razia, kita selalu melakukan apel terhadap petugas, dimana apabila ditemukan HP dalam kamar warga binaan maka harus dirusak di depannya. Hal ini untuk bikin efek jerah,”jelasnya.

Kata dia, razia ini dilakukan secara acak yakni pada malam hari. “Seperti pada bulan Mei lalu kami lakukan 3 kali. Sementara bulan Juni ini baru satu kali dan waktunya pada malam hari agar lebih aman,” tuturnya.

Penulis : Rina Hutapea

Editor : Romy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.