Tiga Proyek Bina Marga Dipangkas

0
36
Foto: Dok./TimeX Bonifasius Seleo

TIMIKA,TimeX

Adanya refocusing anggaran untuk penanganan pengendalian Covid-19, ikut berdampak pula pada tiga proyek pekerjaan fisik di Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika tahun 2020 ini dipangkas.

Foto: Dok./TimeX
Bonifasius Seleo

BACA JUGA : 51 Napi Jalani Asimilasi di Rumah

BACA JUGA : Pengerjaan Jalan Cenderawasih Dianggarkan Rp200 Miliar Lebih

Demikian disampaikan oleh Bonifasius Saleo, Kabid Bina Marga kepada Timika eXpress di ruang kerjanya baru-baru ini.

Ia menyebutkan tiga proyek yang hilang, yakni pembangunan jembatan di wilayah Distrik Agimuga, Jembatan Jiligong dan hotmix Jalan Wania Imipi SP 1 Distrik Wania.

“Di Bina Marga itu ada tiga pekerjaan fisik yang hilang. Ada yang bernilai dua miliar lebih juga satu miliar lebih,” jelasnya.

Tiga proyek ini ia akan kembali upayakan untuk usulkan lagi tahun anggaran 2021.

Untuk proyek tahun ini sebutnya, sementara dilakukan pelelangan yang multiyears seperti lanjutan Jalan Cenderawasih, SP V dan SP 2, depan Caritas dan lainnya.

Ia mengatakan pengerjaan lanjutan pelebaran Jalan Cendrawasih mulai dari Bundaran Pertigaan SP 2 hingga Check Point Kuala Kencana dianggarkan senilai Rp200 miliar lebih bersumber dari APBD Mimika. Namun tahap awal ini 2020 baru dialokasikan sesuai tawaran PT. Delta Batarajaya senilai Rp86 miliar.

Saat ini sedang berlangsung pekerjaan seperti terlihat mulai depan Tempat Pemakaman Umum (TPU) SP 2 baru sampai depan Rumah Negara Wakil Bupati. Pengerjaannya bersifat multiyears selama tiga tahun dimulai 2020.

“Pengerjaan depan kediaman Wakil Bupati Jalan Cendrawasih SP 2 hingga check point adalah multiyears, jadi tiga tahun jalan terus. Star dari Bundaran SP 2 sampai ke sana,” jelasnya.

Bonifasius mengatakan dalam kesepakatan bersama (MoU) dengan PT. Delta Batarajaya disepakati dalam lelang Rp200 miliar lebih dari MoU sebelumnya Rp300 miliar lebih.

Ia menjelaskan panjang jalan seluruhnya dari depan Gereja Tiga Raja hingga check point Kuala Kencana mencapai 13 Km. Sementara dari Bundaran SP 2 hingga Kuala Kencana sekitar 5-6 Km. Dengan pelebaran sisi kanan-kiri 25 meter, masing-masing sisi dengan lebar 12,5 meter dibagi dua jalur.

“Sementara itu untuk proyek multyears tahun ini sedang dilakukan pelelangan. Seperti Jalan Cendrawasih SP 5 dan SP 2, depan Caritas dan jalan masuk Caritas dan depan Sekolah Permata Papua, Mile 32 menuju Gorong Gorong yang sekarang sudah tahap kontrak dengan Bina Marga. Sementara lainnya lagi lelang dan pembuktian,” paparnya.

Penulis : Echie Mnsen

Editor : Antonius Djuma

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.