‘Empat Bulan Ini Hanya Lanjutkan Program yang Sudah Ada’

0
18
Foto: Antonius Djuma/TimeX Maria Rettob

TIMIKA,TimeX

Eltinus Omaleng, Bupati Mimika pada 15 hari lalu tepatnya, Jumat (17/7) bertempat di Pendopo Rumah Negara, telah merolling sejumlah pejabat eselon II, II dan IV di 18 OPD lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mimika. Salah satunya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Mimika. Dari Alice Irene Wanmaf kepada Maria Rettob. Alice Irena Wanmaf mendapat promosi jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pertanian Holtikultura dan Perkebunan Mimika.

Foto: Antonius Djuma/TimeX
Maria Rettob

BACA JUGA : Reynold Prediksi Corana Tidak akan Berakhir

BACA JUGA : Tinjau Pembangunan Bandara, Bupati Minta Selesai Tepat Waktu

Maria Rettob, pejabat baru yang ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Kamis (30/7) menuturkan sejak dilantik dirinya baru aktif masuk pada Senin (28/7) setelah serahterima jabatan pada Senin (21/7).

Mantan Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Goverment pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini mengatakan sebagai orang baru tentu butuh banyak penyesuaian dan sisa waktu tinggal empat bulan efektif bekerja setelah dilantik tidak membuat program baru hanya melanjutkan saja program kerja yang sudah ada dari pejabat lama.

Sifatnya melanjutkan seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan beberapa kegiatan lain. Rata-rata program di P3AP2KB semua program non fisik sudah berjalan semua bahkan ada sebagian hampir selesai.

Ia menambahkan untuk program baru kemungkinan baru bisa dibuat tahun depan namun apabila ada juga program tahun ini yang belum selesai dikerjakan bisa dilanjutkan tahun depan.

“Saya yang diberi tanggug jawab kemarin adalah rencana pembangunan kantor baru P3AP2KB. Paling tidak kita buatkan rencana awal kemudian baru pembangunannya,” katanya.
Sesuai informasi yang diterimanya bahwa lokasi pembangunan kantor baru di Jalan Cenderawasih depan Kantor TP-PKK Mimika.

Menurutnya ini menjadi salah satu bagian dari tanggunng jawab besar memang harus dibuat sebagai kelanjutan dari program pejabat lama.

Terkait Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) maupun kekerasan terhadap anak katanya, akan tetap dimasukan dalam program. Ini sifatnya lanjutan sehingga sosialisasi akan menggandeng komunitas sekolah, pemuda atau remaja bahkan menyasar ke paguyuban-payuban atau masing-masing etnis agar lebih muda dalam menyampaikan materinya. Melalui paguyuban mereka akan meneruskan ke setiap masing-masing warganya.

Paling penting ujarnya, masalah kekerasan terhadap anak, miras, lem aibon maupun narkoba. Diharapkan mereka bisa terlindungi dari pergaulan negatif dengan demikian anak-anak bisa mempunyai kesempatan untuk meraih cita-cita untuk menata masa depan sebagai generasi penerus bangsa.

Sesuai laporan yang diterimanya di Timika begitu banyak anak mengalami kekerasan seksual. Dengan demikian membutuhan sosialisasi lebih banyak di kalangan anak-anak dengan mendatangi sekolah-sekolah untuk menyampaikan bagaimana cara melindungi diri untuk mencegah tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan. Misalnya dipesan jika diajak oleh orang tidak dikenal sebaiknya menolak.

Penulis : Anton

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.