LDII Sembelih 21 Hewan Kurban

0
11
Foto: Elsina/TimeX MEMOTONG – Umat Islam di Masjid Miftahul Huda LDII saat memotong hewan kurban disaksikan Ketua MUI, Ust. H. M. Amin Ar, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Yosefin Sampelino didampingi H. Edi Soeryono pada Jumat (31/7).

TIMIKA,TimeX

Pada perayaaan Idul Adha 1441 Hijriah atau 2020 masehi, pengurus Masjid Miftahul Huda LDII di Jalan Hasanuddin menyembelih 21 ekor hewan kurban, terdiri dari 19 ekor sapi dan dua ekor kambing. Daging kurban ini dibagikan kepada 1.150 warga jemaah dan 350 kantong hewan kurban berkupon, sehingga total keseluruhan ada 1.500 kantong.

Foto: Elsina/TimeX
MEMOTONG – Umat Islam di Masjid Miftahul Huda LDII saat memotong hewan kurban disaksikan Ketua MUI, Ust. H. M. Amin Ar, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Yosefin Sampelino didampingi H. Edi Soeryono pada Jumat (31/7).

BACA JUGA : ‘Empat Bulan Ini Hanya Lanjutkan Program yang Sudah Ada’

Sebelum acara pemotongan kurban, jemaah Masjid Miftahul Huda LDII terlebih dahulu melaksanakan sholat Idul Adha mulai pukul 07.00 WIT.

Selama mengikuti sholat Idul Adha sekitar 99 persen jemaah mengikuti protokol kesehatan Covid-19, mengunakan masker sesuai anjuran pemerintah. Kemudian sisanya sekitar satu persen adalah anak-anak.

“Pelaksanaannya dalam keadaan baik dan sesuai dengan imbauan dari tim gugus, MUI Kabupaten Mimika, dan insya Allah pelaksanaan pemotongan kurban juga sesuai himbauan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,” ujar H. Edi W. Soeryono, Pimpinan Masjid Miftal Huda LDII sekaligus sebagai penasihat agama atau khotib di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan makna hari raya Idul Adha di tengah pandemi Covid-19 ini yang dibawakan dalam sholat Idul Adha, ada dua pengetahuan, yang pertama adalah menumbuhkan kesadaran dan kedua mempertebal akhlak kepada Allah SWT.

“Isinya penyampaian khotbah yakni pertama mengingatkan pada kita pelaksanaan Idul Adha ini tak lepas dari tiga kegiatan. Pertama ibadah haji, kedua sholat Idul Adha dan yang ketiga adalah pemotongan kurban,” katanya.

Dalam kegiatan ibadah tersebut kata H. Edi, umat Islam sedang dicoba oleh Allah dengan diberikan pandemi Covid-19. Namun hal tersebut tidak menyurutkan niat untuk ibadah agar tetap sabar dan tawakal.

“Ada dua hal yang bisa dipetik dari wabah tersebut, yaitu kesadaran dan tawakal, bahwa supaya kita tetap bersabar dan waspada. Bersabarlah bahwa sesungguhnya orang-orang bersabar itu dekat dengan Allah,” katanya.

Ia mengatakan saat ini untuk ibadah haji juga tidak bisa dilaksanakan namun untuk di Arab Saudi sendiri dilaksanakan hanya sebagian orang-orang atau bagian kerajaan dari Arab Saudi dan orang-orang asing yang ada di sana. Sehingga untuk calon jemaah haji yang ada di seluruh dunia bahkan di Indonesia agar tidak putus semangat karena masih ada tahun berikutnya, yakni 2021 ini tetap dilaksanakan.

Pada sholat Idul Adha tahun ini bertindak sebagai Imam Sholat Ust. Eko Susilo. Dengan tema ‘berbagi di tengah pandemi Covid-19 wujud kepedulian terhadap sesama’.

Penulis : Elsina

Editor : Anton

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.