Honor Kepala Kampung Triwulan Ketiga Belum Dibayarkan

TIMIKA,TimeX Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika diminta segera merealisasikan pembayaran honor triwulan ketiga kepada 130 kepala kampung.

Kepala Kampung Mulia Kencana SP-7, Samsul Bahri saat kegiatan TMMD beberapa waktu lalu.

TIMIKA,TimeX

Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika diminta segera merealisasikan pembayaran honor triwulan ketiga kepada 130 kepala kampung.

Telah memasuki triwulan keempat, artinya sudah lewat empat bulan seratus lebih kepala kampung belum menerima gaji yang menjadi hak mereka.

Kepala Kampung Mulia Kencana SP7, Samsul Bahri kepada Timika eXpress di bilangan Ahmad Yani, Rabu (15/11), membenarkan  bahwa sudah empat bulan sejak triwulan ketiha hingga memasuki Bulan Oktober triwulan keempat, gajinya belum dibayarkan.

Kata Samsul, belum direalisasikannya pembayaran honor/gaji mereka, dikarenakan  Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Mimika mengharuskan setiap kepala kampung menyerahkan Surat Pertanggungan Jawaban (SPJ) penggunaan Dana Desa (DD).

Permintaan tersebut lantas dipertanyakan sebab gajinya termasuk kepala kampung lainnya di Kabupaten Mimika belum juga dibayarkan.

“Kami kepala kampung pertanyakan alasan apa sehingga Badan Keuangan minta SPJ penggunaan Dana Desa tahap pertama?. Harusnya yang mereka minta SPJ Alokasi Dana Desa (ADD). Ini yang buat kami bingung, aturan darimana lagi yang diterapkan,” tanya Samsul.

Katanya, sesuai aturannya honor aparat kampung terekap dalam ADD, sehingga bukan SPJ DD yang diminta.

“Untuk itu, kami minta agar honor aparat kampung segera dicairkan. Kalaupun diminta pertanggungjawaban DD, terus ada kampung yang belum mencairkan DD, bagaimana bentuk pertanggungjawabannya. Ini kan lucu dan tidak masuk akal,” ungkapnya.

Dari perbncangannya dengan sejumlah kepala kampung, mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran, maka BPKAD diminta segera membayarkan honor aparat kampung triwulan ketiga.

“Kami juga manusia yang punya kebutuhan hidup. Bila perlu disosialisasikan agar semua kepala kampung paham, dan bisa dicarikan solusi agar honor/gaji kepala kampung segera dibayarkan,” tandas Samsul. (zuk)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *