Siswa dari Banti Dititipkan di Sekolah-sekolah

Sebagian besar warga pengungsi dari Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, mengaku sangat membutuhkan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Anak pengungsi dari Desa Banti dan Kemberli

Sebagian besar warga pengungsi dari Kampung Banti dan Kimbeli, Distrik Tembagapura, mengaku sangat membutuhkan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan.

Menanggapi itu, Asisten II Mathen Paiding mengatakan bahwa anak-anak usia sekolah yang dievakuasi dari kedua kampung tersebut akan dititipkan di sekolah-sekolah yang ada di Timika.
Hal tersebut dimaksudkan agar anak-anak yang selama kurang lebih tiga pekan tidak dapat mengikuti proses belajar mengajar dapat kembali bersekolah.
Sebelumnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak Polres Mimika mengevakuasi para guru, petugas medis dan pasien Rumah Sakit (RS) Waa Banti, ke Kota Tembagapura pada Jumat (27/10).
Sejak saat itu, aktivitas belajar-mengajar di SD dan SMP Negeri yang ada di kampung Banti lumpuh total termasuk layanan kesehatan di RS Banti.
Dari 804 warga asli Papua dari empat kampung, yakni Kampung Kimbeli, Banti I, Banti II dan Utikini, termasuk didalamnya 55 anak usia sekolah. (aro/tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *