Polisi Harus Tangkap Pelaku Pembuang Bayi

TIMIKA,TimeX Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mimika, Syane Mandessy meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembuang bayi yang ditemukan di Jalan Busiri Ujung Timika beberapa hari lalu.

FOTO: Evan Soenarie/TimeX
PENEMUAN BAYI – Polisi saat melakukan evakuasi terhadap seorang bayi yang ditemukan di Jalan Busiri Ujung.

TIMIKA,TimeX

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Mimika, Syane Mandessy meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembuang bayi yang ditemukan di Jalan Busiri Ujung Timika beberapa hari lalu.

Saat ditemui Timika eXpress di bilangan Budi Utomo, Minggu (26/11) Syane mengatakan, kasus tersebut harus diusut hingga tuntas, agar bisa memberikan efek jera bagi pelaku yang merupakan orangtua biologis bayi naas tersebut.

“Harus diusut hingga tuntas dan jebloskan kedua orangtuanya kedalam penjara. Ini adalah tindakan biadab. Kalau memang tidak mau dan tidak mampu merawat dan membesarkan anaknya, kan bisa bicara kepada orang lain yang mungkin bisa menerimanya, karena masih banyak orang yang ingin merawat bayi,” tuturnya.

Syane menjelaskan, kedua orangtua bayi malang tersebut tidak akan pernah merasakan ketenangan dalam hidupnya, karena telah tega membuang darah dagingnya sendiri.

“Meskipun saat mereka membuang bayinya masih dalam keadaan hidup, tapi karena dibuang begitu sampai meninggal, berarti mereka itu adalah seorang pembunuh,” terangnya.

Sebelumnya Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon mengatakan bahwa kasus tersebut masih dalam tahapan lidik, karena ketiga saksi yang sudah diperiksa, pihaknya belum bisa memastikan mereka adalah pelaku.

“Sejauh ini kita masih lakukan pemeriksaan terhadap saksi yang menemukan bayi tersebut, dan kita harapkan secepatnya dapat menemukan identitas orangtua bayi itu,” katanya.(zuk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.