TNI-Polri Siaga Satu Antisipasi HUT OPM

TIMIKA, TimeX Aparat keamanan gabungan TNI-Polri di Mimika mengantisipasi gerakan setiap tanggal 1 Desember yang oleh kelompok yang berseberangan dengan ideologi Negara Indonesia diperingati sebagai hari lahirnya Organisasi Papua Merdeka sejak tahun 1963.

Victor Dean Mackbon

Hari Ini Gelar Pasukan dan Show Force

TIMIKA, TimeX

Aparat keamanan gabungan TNI-Polri di Mimika mengantisipasi gerakan setiap tanggal 1 Desember yang oleh kelompok yang berseberangan dengan ideologi Negara Indonesia diperingati sebagai hari lahirnya Organisasi Papua Merdeka sejak tahun 1963.

Mengantisipasi gerakan 1 Desember, Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackob menegaskan bahwa Polri dan TNI siaga satu , sekaligus dengan tegas menyatakan tidak ada pengibaran bendera ‘Bintang Kejora’ataupun demo dan orasi dari pihak-pihak tertentu sebagai bentuk identitas perjuangan Papua Merdeka.

Terkait antisipasi itu, dengan melibatkan aparat gabungan TNI-Polri akan akan menggelar apel pasukan di Distrik Kwamki Narama, Kamis (30/11), menyusul show force (unjuk kekuatan) mulai dari Kwamki Narama kemudian Kota Timika dan sekitarnya.

Show force dengan melibatkan Pemda Mimika ini sebagai jaminan rasa aman kepada warga masyarakat Mimika, agar pada tanggal 1 Desember besok tetap beraktifitas sebgaaimana mestinya.

Demikian kata Kapolres Victor kepada wartawan di Kantor Sentra Pelayanan Polres Mimika, Rabu kemarin.

“Masyarakat saya minta jangan resah. Lakukan aktivitas seperti biasa karena aparat keamanan TNI/Polri ada untuk masyarakat dengan upaya-upaya penegakan hukum,” serunya.

Ia pun menegaskan kepada pihak yang berseberangan dengan NKRI sebaiknya stop dengan gerakan yang tidak-tidak.

“Kami akan lakukan upaya tegas, tidak ada pengibaran bendera, tidak ada orasi atau aksi serupa lainnya yang bertentangan dengan NKRI,” tegasnya.

Ia pun menegaskan tidak akan memberi ruang sedikitpun kepada pihak manapun untuk melakukan aksi jika tujuannya menghasut dan melawan ideologi NKRI.

“Apabila ada pihak-pihak yang merasa belum merdeka, mungkin bisa buka ruang diskusi dan menyampaikan apa masalahnya? Sehingga tidak membuat kegiatan-kegiatan yang melanggar aturan seperti mengibarkan bendera, orasi atau demo dan lainnya.

Kita tidak akan segan-segan lakukan penindakan terhadap provokator atau oknum-oknum yang mau menganggu Kamtibmas di Timika,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut katanya, jangan lagi ada gerakan, isu Papua Merdeka itu cerita lama. Kita sudah merdeka sejak 17 Agustus 1945. Mau merdeka apa lagi?. Tentu kami akan tolak kalau ada kelompok atau organisasi apalagi kalau tidak terdaftar di Kesbangpol.

Untuk itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat secara bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Timika.

“Saya harap toko agama, adat, masyarakat, pemuda bisa menyampaikan kepada warganya untuk tidak resah dan aktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Dikatakan pula, dari konfirmasi dengan pihak Kesbangpol hingga Rabu kemarin belum ada pihak-pihak atau organisasi tertentu yang memasukan permohonan ijin untuk melakukan orasi terkait 1 Desember. (a28)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *