KPU Mimika Lantik 546 Anggota PPD dan PPS

TIMIKA, TimeX Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, secara resmi mengesahkan 456 anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan 90 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2018 di Timika, Selasa (5/12).

Ketua KPU Mimika Theodora Ocepina Magal membacakan surat keputusan pelantikan PPd dan PPS.

Anggota PPD dan PPS Langsung Ikut Bimtek

TIMIKA, TimeX

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, secara resmi mengesahkan 456 anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan 90 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pilkada 2018 di Timika, Selasa (5/12).
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah 546 anggota PPD dan PPS di Aula Multipurpose Community Center (MPCC) milik Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK).

Bersamaan dilakukan penandatanganan berita acara berdasarkan Keputusan KPU Mimika Nomor 08/kepts/KPU Kab 031.434172/2017 tentang Pengangkatan Anggota PPS dan Keputusan KPU Mimika Nomor 07/kepts/KPU Kabupatan 031.434172/2017 tentang Pengangkatan Anggota PPD.
Jalannya pelantikan dipimpin langsung Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal bersama tiga komisioner KPU Mimika, yaitu  Derek Mote, Yoe Luis Rumakewi dan Alfred Petu Petu.
Hadir pula dalam pelantikan dan sumpah janji Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang, Forkopimda, perwakilan SKPD serta para undangan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mimika, Yohanis Bassang mengatakan, pelantikan anggota PPD dan PPS itu berdasarkan amanat Undang-undang untuk pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Provinsi Papua serta pemilihan bupati dan wakil bupati tahun 2018.
Untuk itu PPD dan PPS yang dilantik harus bekerja sesuai dengan aturan yang ada.
“Tentu kita sangat berterimakasih bahwa KPU sudah menjalankan tugas yang diembannya dari tahap demi tahap. Karena itu PPD dan PPS yang dilantik itu harus bekerja sesuai dengan koridor yang ada. Karena keberhasilan pilkada serentak itu ada di pundak bapak-bapak dan ibu-ibu,” ungkap Wabup Bassang.
Untuk itu Bassang berpesan kepada anggota PPD dan PPS kerja penuh tanggungjawab dan tidak mudah terpengaruh oleh siapa pun, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi di bulan Juni mendatang berjalan dengan damai.
“Karena ada begitu banyak pengalaman yang harus kita ambil hikmahnya, bahwa ketika penyelenggara pilkada tidak melaksanakan tugasnya, maka sukses itu tidak akan teraih atau tercapai. Saya harap anggota PPD dan PPS laksanakan tugas dengan baik, karena masa depan kabupaten ini ada ditangan kalian,”pesannya menambahkan sumpah dan janji adalah materai yang harus dipegang teguh dengan tanggung jawab.
“Jadi pedomanilah peraturan KPU tentang proses pelaksanaan pilkada sebagai dasar. Ketika ada protes maka peraturan yang ada bisa diterapkan, keterbukaan dan kejujuran juga sangat penting. Karena apa yang kita kerjakan ini dipertanggungjawabkan kepada Tuhan dan sesama,” tandasnya.
Sementara Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal dalam sambutan menyampaikan bahwa Pilkada serentak akan diikuti oleh 171 provinsi, kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang puncak pelaksanaannya pada 27 Juni 2018.
“Maka kita sebagai penyelenggara, KPU Mimika pun sesuai mandat mengambil peran dan bagian untuk menyukseskan pesta demokrasi yang telah mempersiapkan perangkat penyelenggara pilkada dari PPD, PPS, KPPS, PPDP di Kabupaten Mimika,” kata Ocepina.
Menurut dia, sukses-tidaknya sebuah pesta demokrasi di Kabupaten Mimika kembali kepada kinerja penyelenggara KPU, Panwas, PPD, PPS, KPPS, PPD di Kabupaten Mimika serta dukungan dari semua pihak dalam hal ini masyarakat yang ada di 18 Distrik, 19 kelurahan dan 133 kampung/desa.

Pilkada yang akan kita laksanakan harus berjalan aman, lancar serta jujur dan adil.

 

PPD dan PPS Ikut Bimtek

Sementara itu, usai prosesi pelantikan, Komisioner KPU Mimika langsung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi 546 anggota PPD dan PPS.

Komisioner KPU Mimika, Derek Mote, mengatakan, Bimtek yang digelar bertujuan melatih anggota PPD dan PPS terpilih agar mengetahui mekanisme kerja, termasuk proses verifikasi faktual terhadap E-KTP yang sudah dimasukan oleh Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati dari jalur perseorangan.

Meski gelar Bimtek hanya sehari, 546 anggota PPD dan PPS diharapkan mampu menjalankan tugas dan verifikasi syarat dukungan pasangan calon perseorangan.

“Untuk maksimalkan proses verifikasi, KPU Mimika pun merencanakan menggelar Bimtek ke distrik-distrik,”ujarnya.

Bahkan, untuk menanggulangi kurangnya kuota anggota PPD dan PPS, KPU sudah punya calon daftar tunggu.

“Ini sebagai antisipasi bila ada anggota PPD atau PPS menggundurkan diri dan berbagai permasalahan lainnya,” jelas Derek. (tan)

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *