Perkuliahan Mahasiswa Poltekes Kembali Normal

TIMIKA,TimeX Setelah aktivitas perkuliahan mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekes) Jayapura Kelas Timika sempat terhenti lantaran aksi mogok mengajar para dosen, kini proses perkuliahan sudah kembali normal.

Godfried Maturbongs.

Poltekes Diminta Transparansi Soal Anggaran

TIMIKA,TimeX

Setelah aktivitas perkuliahan mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekes) Jayapura Kelas Timika sempat terhenti lantaran aksi mogok mengajar para dosen, kini proses perkuliahan sudah kembali normal.

Sebagaimana pantauan Timika eXpress, suasana di kampus  Poltekes Jayapura  Kelas Timika yang pekan lau sepi tanpa aktivitas, Selasa (5/12) kemarin sudah kembali ramai oleh aktivitas mahasiswa di lembaga pendidikan setempat.

Sebelumnya para dosen di kampus tersebut mogok mengajar lantaran hak-hak mereka selain gaji, termasuk tunjangan yang seharusnya dibayarkan dan diterima semester awal pada enam bulan pertama di tahun 2017, nyatanya hingga kini belum dibayarkan.

Hal ini membuat para dosen tidak terima lantas mogok mengajar sebagai bentuk aspirasi agar managemen Poltekes Jayapura Kelas Timika segera menyikapinya.

Menjawab permasalahan sempat vakumnya aktivitas perkuliahan, Ketua Program Studi (Prodi) D-III keperawatan Poltekes Jayapura–Timika, Godfried Maturbongs saat menyambangi redaksi Timika eXpress, Selasa (5/12) membenarkan adanya aksi demo serta mogok mengajar para dosen.

“Memang benar aktivitas kuliah sempat terhenti sampai tanggal 27 November karena dosen-dosen mogok. Tapi mulai tanggal 28 November sudah normal. Ini terjadi karena miskomunikasi di internal kami, dan ini hal yang wajar. Saya tegaskan lagi, jadi sebenarnya permasalahan yang terjadi bukan masalah gaji, tetapi  hak-hak lain yang dituntut karena molornya pembayaran. Memang keterlambatan ini bukan baru pertama kali. Sudah sering, hanya kali ini yang paling lama,  karena terlambatnya dari Pemda Mimika. Hak-hak dosen yang dituntut ini hanya untuk enam bulan atau semester awal,” ujarnya.

Katanya, hal ini sudah dikoordinasikan dengan pihak Dinkes Mimika, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah bisa dibayarkan.

Adapun cairnya permasalahan ini setelah tim dari Poltekes Jayapura tiba di Timika tanggal 27 November dan langsung memfasilitasi pertemuan internal membahas sebab dan akibat mogoknya para dosen.

“Dari pertemuan itu, tim dari Jayapura sudah tekankan agar kondisi-kondisi seperti ini jangan sampai terjadi lagi, jangan setiap ada masalah dibesar-besarkan dan korbankan mahasiswa, ini jangan,” ungkap Godfried mengutip pernyataan tim dari Jayapura.

Godfired pun mengaku setelah pertemuan internal dengan Poltekes Jayapura tanggal 27 November lalu, keesokan harinya proses perkuliahan sudah kembali normal.

Hanya saja saat ini belum terlalu banyak aktivitas perkuliahan karena ada beberapa dosen yang sudah menyelesaikan materi mata kuliah dan sedang proses persiapan Ujian Tengah Semester (UTS).

Meski aktivitas perkuliahan sudah normal, namun managemen Poltekes Jayapura Kelas Timika diingatkan untuk lebih transparansi soal penggunaan anggaran.

Salah satu dosen yang enggan namanya dikorankan kembali  menegaskan, eksistensi Poltekes Jayapura di Timika, selain menerima subsidi pemerintah, juga mendapat alokasi dana bantuan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme Kamoro (LPMAK), alokasi dana Otsus dan sumber penerimaan lain, yakni Penerimaan   Negara Bukan Pajak (PNBP). Belum lagi pungutan dari mahasiswa baru pada awal masuk kuliah.

Banyaknya stimulan anggaran dari sejumlah pos ini tentu harus diikuti dengan transparansi pengelolaan anggaran, sehingga jelas, dan ke depan tidak lagi terjadi hal-hal  yang tidak diinginkan. (san)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *