RSUD Miliki Gedung Perawatan TB-MDR

TIMIKA, TimeX Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika kini memiliki gedung perawatan TB-MDR untuk meningkatkan pelayanan kesehatan setelah diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Ausilius You,S.Pd.,MM.,MH, Senin (8/1).

Sekda Mimika,Ausilius You mengunting pita menandai peresmian gedung TB-MDR RSUD Mimika, Senin kemarin.

TIMIKA, TimeX

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika kini memiliki gedung perawatan TB-MDR untuk meningkatkan pelayanan kesehatan setelah diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Ausilius You,S.Pd.,MM.,MH, Senin (8/1).

Prosesi peresmian ditandai pengguntingan pita ini setelah gedung permanen dari proyek anggaran tahun 2017 dinyatakan rampung.

Setelah itu, Sekda You didampingi langsung Direktur RSUD Mimika, dr. Evelyn SM Pasaribu dan jajarannya melihat langsung fasilitas kesehatan.

Gedung perawatan yang baru diresmikan tersebut cukup lengkap yang mana terdapat laboratorium dilengkapi alat pendeteksi kuman resisten secara cepat yang merupakan bantuan Kemenkes.

Lainnya, ruangan rawat inap biasa dengan kapasitas delapan tempat tidur, dan ruangan rawat inap isolasi dengan kapasitas dua tempat tidur.
Dalam sambutannya, Sekda You mengatakan peresmian gedung perawatan TB-MDR menunjukan salah satu bukti kemajuan yang dicapai manajemen RSUD Mimika.
“Dengan adanya layanan ini, maka masyarakat penderita TB-MDR dapat terlayani lebih baik dan maksimal. Karena kesehatan menjadi salah satu sektor utama pembangunan di Mimika. Pemkab Mimika memberikan perhatian serius dalam hal ini dengan mendukung pengembangan fasilitas layanan kesehatan di RSUD Mimika,” ungkap mantan Karetaker Bupati Mimika 2013.

Selain itu, untuk mengoptimalkan layanan kesehatan, perlu adanya sinergitas dan efektifitas pembangunan dengan stakeholder terkait lainnya.

“Semuanya ini untuk eksistensi RSUD dalam pelayanan yang lebih baik, peralatan lebih canggih, obat-obatan yang lebih ampuh, serta dokter dan paramedis yang menjaga komitmen dan bekerja profesional,” tandasnya.

Sementara Direktur RSUD Mimika, dr. Evelyn SM Pasaribu mengatakan gagasan membangun gedung khusus perawatan pasien TB-MDR sudah direncanakan sejak 2016.

Namun realisasi pembangunannya di tahun 2017 setelah RSUD Mimika mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017.
Pasalnya, pengadaan gedung khusus perawatan pasien TB-MDR di RSUD Mimika penting mengingat penyakit sudah mengkhawatirkan karena penularannya resisten.
Lebih dari pada itu, katanya, kuman yang ditularkan juga kebal terhadap obat lini pertama dan kedua.
“Ini sangat bahaya sehingga perlu ada antisipasi termasuk membangun gedung khusus untuk pasien TB-MRD. Jangan sampai sudah terlambat baru kita membuatkan satu tempat,” ujarnya.
Adapun kesiapan SDM untuk menangani pasien TB-MDR, kata Evelyn, akan menggunakan tenaga yang sudah ada dan telah dilatih secara khusus untuk tangani pasien-pasien, baik dari Kabupaten Mimika maupun dari kabupaten tetangga di wilayah selatan Papua karena RSUD Mimika merupakan salah satu rumah sakit rujukan regional.
Untuk rawat inap akan diprioritaskan bagi pasien yang berada pada kondisi aktif misalnya membutuhkan infus, oksigen, atau pasien yang berada pada fase-fase yang membutuhkan perawatan intensif oleh petugas.
Setelah itu, pasien boleh dipulangkan dan menjadi pasien rawat jalan sambil meminum obat selama 18-22 bulan.

Katanya pula, untuk mendiagnosa TB-MDR pihaknya mengunakan genexpert.

Tes geneexpert ialah tes molekuler baru bagi penderita penyakit TB yang sudah resisten terhadap obat TB paru.

“Saat ini terdapat sembilan pasien TB-MDR yang kita tangani, namun empat di antaranya sudah lebih baik sedangkan lima lainnya belum sehingga akan langsung di rawat di bangunan yang baru diresmikan,” ujarnya. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.