Tes Kesehatan Tujuh Paslon di Jayapura

TIMIKA, TimeX Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Theodora Ocepina Magal telah berangkat ke Jayapura, pada Kamis (11/1) kemarin  untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU-Memorandum of Understanding) dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jayapura.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Theodora Ocepina Magal saat menyambut bakal pasangan calon yang mendaftar, Rabu Lalu

KPU Mimika Teken MoU dengan IDI

TIMIKA, TimeX

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Theodora Ocepina Magal telah berangkat ke Jayapura, pada Kamis (11/1) kemarin  untuk menandatangani nota kesepahaman (MoU-Memorandum of Understanding) dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) di Jayapura.

MoU terkait pemeriksaan kesehatan tujuh bakal pasangan calon peserta Pilkada Serentak di Kabupaten Mimika, yang dinyatakan lolos administrasi pendaftaran, selanjutnya wajib mengikuti tes kesehatan di RSUD di Jayapura.

Tujuh paslon tersebut terdiri dari enam paslon dari jalur perseorangan yaitu Hans Magal-Abdul Muis (HAM), Mus Pigai-Allo Rafra (MUSA), Robertus Waraopea-Albert Bolang (RnB), Petrus Yanwarin-Alpius Edowai (Petraled), Philipus Wakerkwa-H Basri (PhilBas), dan Maria Florida Kotorok-Yustus Wai (Marius).
Adapun paslon yang diusung koalisi sembilan parpol yaitu petahana Eltinus Omaleng-Johanes Rettob (OMTOB).

Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal kepada wartawan di Kantor KPU Mimika, Kamis kemarin, mengatakan jadwal pemeriksaan kesehatan mulai 11-15 Januari 2018 oleh tim pemeriksaan kesehatan, merupakan  kerja sama IDI, Himpunan Psikologi Indonesia, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua.
“Hari ini saya berangkat ke Jayapura sehingga KPU Mimika menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan IDI Papua, Psikiater, dan BNN Papua,” jelasnya.
Menurut Theodora, paslon dari tujuh kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2018 direkomendasikan menjalani tes pemeriksaan kesehatan di Jayapura, mengingat masing-masing kabupaten hanya memiliki rumah sakit tipe C.

“Pemeriksaan kesehatan bagi bakal calon harusnya dilakukan di rumah sakit tipe A, tapi di Papua standarnya masih tipe B dan Timika masih tipe C sehingga rekomendasi untuk tujuh kabupaten yang akan melaksanakan pilkada itu di Jayapura,” ujarnya.
Setelah proses pemeriksaan kesehatan tersebut, KPU masih akan melakukan proses verifikasi lanjutan terhadap dokumen bakal calon seperti ijazah, dukungan partai politik, maupun penelitian berkas dan persyaratan lainnya termasuk syarat dukungan calon perseorangan atas hasil perbaikan masing-masing pasangan calon.
Untuk bakal calon perseorangan itu batas akhir memasukkan dukungan e-KTP tanggal 18-20 Januari.

Sekembalinya, lanjut Theodora pihak KPU Mimika akan melakukan verifikasi administrasi, kegandaan, dan lainnya.

Kemudian tanggal 30 Januari – 5 Februari dilakukan verifikasi faktual ulang.

Agenda terjadwal lainnya, pada tanggal 6-7 Februari pengumpulan rekapan tingkat distrik, menyusul rekapan tingkat kabupaten tanggal 8-9 Februari.

Pada tanggal 12 Februari 2018, KPU secara serentak akan mengumumkan paslon, baik perseorangan maupun partai politik yang dinyatakan lolos untuk ditetapkan sebagai calon yang siap bertarung dalam Pilkada 2018.

Dan sehari setelahnya dilakukan pengundian nomor urut pasangan calon yang telah ditetapkan KPU. (tan)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.