Jhon Tie: Tidak Ada Masalah, Tunggu Verifikasi KPU

TIMIKA,TimeX Menyikapi aksi unjuk rasa Forum Peduli Demokrasi Mimika (FPDM) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Jumat (12/1) siang kemarin,  Ketua Tim Partai Politik pendukung 'Koalisi Mimika Bersatu'

Yohanis Felix Helyanan

TIMIKA,TimeX

Menyikapi aksi unjuk rasa Forum Peduli Demokrasi Mimika (FPDM) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika, Jumat (12/1) siang kemarin,  Ketua Tim Partai Politik pendukung ‘Koalisi Mimika Bersatu’ yang mengusung pasangan Eltinus Omaleng-Johanes Rettob (OMTOB), Yohanis Felix Helyanan mengatakan tidak ada masalah.

Sebab semua tahapan proses termasuk adanya sinyalemen pendapat berbagai kalangan terkait pemakzulan Bupati Eltinus Omaleng tersangkut masalah ijazah palsu, sahnya tinggal menunggu verifikasi dan keputusan KPU  Mimika.

“Saya yakin pasangan OMTOB tidak sedang bermasalah dengan keputusan maju Pilkada Serentak 2018 di Mimika. Buktinya, hampir semua Parpol di DPRD Mimika dan Parpol non seat memberi dukungan dengan rekomendasi resmi dari pusat.

Logikanya, kalau bermasalah tentunya  SK untuk mendukung bakal calon OMTOB tidak akan dikeluarkan,” ujar Yohanis yang akrab disapa Jhon Tie ini saat dihubungi Timika eXpress tadi malam.

Jhon yang juga Ketua DPC PDIP Mimika yang mengaku sedang di Jakarta, menegaskan, rumor ijazah palsu Eltinus Omaleng yang digunakan saat pencalonan pada Pilkada 2014 silam, memang sengaja diciptakan atas kepentingan pihak tertentu.

Isu yang sama juga sengaja dihembuskan kembali di bursa pencalonan Pilkada Serentak 2018 untuk  menggagalkan langkah petahana Eltinus Omaleng jilid II bersama tandemnya John Rettob menjadi pemimpin Mimika lima tahun mendatang.

“Permasalahan ini sudah lama, jangan ciptakanan persaingan tidak sehat atau black campaign (kampanye hitam). Mari bersaing secara sehat karena PDIP sebagai partai pendukung kami taat aturan. Bahkan kami akan siapkan pihak hukum untuk tangkis  semua tudingan terhadap pasangan OMTOB yang tidak berdasar,” tegasnya.

Sebagaimana pernyataannya saat deklarasi ‘Koalisi Mimika Bersatu’ dari 9 parpol yang mendukung pasangan bakal calon OMTOB di Lapangan Timika Indah, Rabu lalu, bahwa semua persoalan sudah bermuara ke pusat.

“Pusat yang lebih tahu persoalan di daerah. Jangan ciptakan hingga membuat situasi Kamtibmas di Mimika tidak kondusif. Kita ini negara hukum, serahkan semuanya kepada yang berwenang,” tandasnya. (vis)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *