Bambang Soesatyo Resmi Dilantik Jadi Ketua DPR

JAKARTA, TimeX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi melantik Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR. Acara pelantikan yang dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali berlangsung pada rapat paripurna di Gedung Nusantara II,

PELANTIKAN-Bambang Susatyo dilantik sebagai Ketua DPR RI.

JAKARTA, TimeX
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi melantik Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR. Acara pelantikan yang dipandu langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali berlangsung pada rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/1/2018). Dengan demikian, Bambang Soesatyo resmi memimpin DPR hingga 2019.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menuturkan bahwa saat ini Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyusun kesimpulan dan rekomendasi.
Menurut Bambang, rekomendasi yang tengah disusun tersebut merupakan langkah-langkah dalam memajukan KPK.
“Kami tinggal menyusun kesimpulan rekomendasi. Jadi dalam beberapa pertemuan nanti kami mendorong pansus untuk segera ambil kesimpulan dan susun rekomendasi sebagai langkah-langkah perbaikan KPK ke depan,” ujar Bambang saat ditemui usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/1/2018).
Bambang menegaskan, dalam rekomendasi tersebut pansus tidak akan mendorong perubahan atau revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi ( UU KPK).
Menurut dia, di tengah berbagai agenda politik seperti pilkada serentak dan berlangsungnya tahapan pemilu legislatif dan presiden, revisi UU KPK tidak menjadi prioritas.
“Saya jamin tidak ada usulan atau rekomendasi untuk perubahan UU KPK,” kata Bambang.
“Karena waktu mepet juga, tinggal 18 bulan kita disibukkan dengan pilkada, pileg, dan pilpres. Enggak ada waktu lagi. Prolegnas banyak yang harus diselesaikan, jadi tidak menjadi skala prioritas untuk itu,” ucapnya.
Selain itu, Bambang juga berharap Pansus Angket KPK tak lagi mengagendakan pemanggilan pimpinan KPK.
“Saya harap nanti pansus enggak ada panggilan-panggilan lagi, yang ada hanya rapat-rapat untuk penyusunan rekomendasi dan kesimpulan,” kata Bambang. (kom)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *