Terpidana Korupsi Diklat Prajabatan Dieksekusi ke Lapas Timika

TIMIKA, TimeX Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika telah mengeksekusi terpidana Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bernama Eliaser Noro, ST pada Selasa (23/1).

EKSEKUSI-Tim Kejari Mimika saat mengeksekusi terpidana korupsi dana Diklat Prajabatan BKD Mimika ke Lapas Kelas II B Timika, Selasa kemarin.

TIMIKA, TimeX
Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika telah mengeksekusi terpidana Perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) bernama Eliaser Noro, ST pada Selasa (23/1).
Eliaser Noro yang dieksekusi ke Lapas Kelas II B Timika, Selasa (23/1) kemarin setelah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindakan korupsi dana kegiatan Diklat Prajabatan tahun Anggaran 2013 di Badan Kepegewaian Deerah (BKD).
Eksekusi berdasarkan petikan Kasasi Mahkamah Agung (MA) Nomor 734 K/PID SUS/2017 ini dilakukan langsung oleh Tim Eksekusi Kejari Mimika yaitu gabungan Tim Intel dan Pidsus Kejari Mimika, diantaranya Kasi Intel Yasozisokhi Zebua, SH selaku ketua tim eksekusi, Kasi Pidsus, Marthinus Sampe Bakka, SH dan Jaksa Habibie Anwar, SH..
Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Mimika, Alex Sumarna melalui Kepala Seksi Intelijen Yasozisokhi Zebua, SH kepada Timika eXpress melalui release yang diterima, Selasa (23/1).
Eksekusi terhadap terpidana Eliaser Noro, ST ini berlangsung singkat melalui serah terima dari Tim Eksekusi Kejari Mimika kepada petugas Lapas Kelas II B Timika.
Kata Zebua, dalam putusan Kasasi di tingkat MA, terpidana Eliaser Noro divonis dua tahun dan enam bulan penjara serta denda pidana Rp50 juta atau dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan.
Selain itu, terpidana diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp412 juta lebih, (Rp412.743.874,50).
Jika ia tidak mampu membayar uang pengganti tersebut maka paling lambat satu bulan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, harta benda terpidana Eliaser Noro dapat disita oleh Jaksa untuk dilelang guna menutupi uang pengganti.
Yasozisokhi mengatakan proses eksekusi terpidana Eliaser Noro sempat tertunda beberapa waktu lantaran yang bersangkutan tidak berada di Timika karena sedang pulang ke kampungnya di Sulawesi Selatan.
Tim eksekusi Kejari Timika yang dipimpin Yasozisokhi Zebua selaku Kasi Intel, Kasi Pidsus Marthinus Sampe Bakka dan Jaksa Habibie Anwar pada Selasa pagi mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika untuk menjemput terpidana Eliaser Noro.
“Tim gabungan Intel dan Pidsus Kejari Timika langsung membawa terpidana ke Lapas Kelas IIB Timika. Saat itu terpidana baru datang ke kantor setelah beberapa kali dipanggil. Selama ini yang bersagkutan berada di kampung halamannya,” jelas Yasozisokhi.
Sebelumnya, pihak Kejari Mimika juga telah mengeksekusi terpidana kasus serupa, Taslim T yang sata itu menjabat Kepala BKD Mimika.
Taslim T dieksekusi di kediamannya , pada Selasa, 14 Nopember 2017 silam oleh tim eksekusi Kejari Mimika berdasarkan surat perintah eksekusi Kajari Mimika mendasari putusan Kasasi Mahkamah Agung dalam perkara Nomor:742/K/PID.SUS/2017 tertanggal 11 Oktober 2017. (aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.