Ada Apa? KUA-PPAS Dibahas di Luar Timika

“Kami akan lakukan pembahasan KUA-PPAS di luar Kota Timika supaya tidak ada gangguan, dan supaya semuanya bisa cepat tuntas, lancar dan APBD bisa ditetapkan secepatnya"

Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom

“Kami akan lakukan pembahasan KUA-PPAS di luar Kota Timika supaya tidak ada gangguan, dan supaya semuanya bisa cepat tuntas, lancar dan APBD bisa ditetapkan secepatnya

TIMIKA, TimeX

Ditengah situasi pelik karena adanya hutang Pemda Mimika akibat defisit anggaran tahun 2017, disisi lain harus mencari jalan menyiapkan anggaran tambahan lantaran DPRD Mimika mengangendakan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2018 di luar Kota Timika.

Ironisnya, meski jadwal pembahasan KUA-PPAS sudah ditetapkan tanggal 4-10 Pebruari mendatang, namun lokasi atau tempat pembahasannya di luar Kota Timika belum dipastikan.

Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan.

Namun Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom mengatakan bahwa agenda pembahasan KUA-PPAS di luar Timika agar  tidak terganggu dengan situasi daerah ditengah tahapan Pilkada.

“Kami akan lakukan pembahasan KUA-PPAS di luar Kota Timika supaya tidak ada gangguan, dan supaya semuanya bisa cepat tuntas, lancar dan APBD bisa ditetapkan secepatnya,” jelas Elminus B Mom tanpa menyebut alokasi anggaran terkait akomodasi dan lainnya untuk memperlancar pembahasan agenda penting daerah tersebut.

Katanya, sesuai jadwal yang telah ditentukan Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Mimika, tanggal 29 Januari hingga 3 Februari akan dilakukan penyelarasan bersama antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan masing-masing komisi di DPRD.

Kemudian tanggal 4-10 Pebruari kita mulai dengan pembahasan resmi KUA-PPAS,”kata Elminus kepada wartawan di Kantor DPRD Mimika, Jumat (26/1).

Elminus telah berkomitmen bersama anggota dewan lainnya, bahwarealisasi program 2018  nanti harus pro rakyat.

Pasalnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya, dimana program lebh banyak dari usulan pemerintah, ke depannya fokus pembangunan harus sesuai dengan aspirasi masyarakat dengan mendasari reses dewan, sehingga menyasar tidak hanya di kota, tetapi sampai ke pesisir maupun pedalaman Mimika.

“Besar harapan kami program pembangunan tahun Ini benar-benar dirasakan warga masyarakat di pedalaman dan pesisir guna mewujudkan visi misi pemeirntah, mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Kalau masyarakat sejahtera tentu aman dan damai pasti tercipta dengan sendirinya,” tegas politisi Partai Gerindra.

Ia pun mengingatkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada pembahasan nanti agar tidak melakukan manuver program bersama dengan OPD. (tan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.