BNNK Amankan Narkoba Seberat 4,52 Gram

TIMIKA,TimeX

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 4,52 gram dari tangan pelaku D (34) di Jalan Budi Utomo Ujung pada Rabu (24/1) sekira pukul 14.15 WIT.

Plt BNNK Mimika Kompol Mursaling menjelaskan dirinya mengetahui adanya pengedar barang haram itu berawal dari mendapatkan informasi dari warga tentang adanya transaksi sabu-sabu namun keberadaan pelaku D belum dapat ditemukan. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut akhirnya pelaku baru dibekuk pada Rabu (24/1) sekira 14.15 WIT oleh petugas BNNK Mimika. Pelaku sehari-hari berprofesi sebagai tukang ojek berpangkalan di Jalan Budi Utomo.

Saat ditangkap kata Mursaling, awalnya pelaku  sempat memberontak kemudian membuang barang bukti narkotika golongan satu jenis sabu di semak-semak untuk mengibuli petugas.

Namun berkat kesigapan timnya akhirnya petugas berhasil mengamankan satu bungkus gulungan tisu yang di dalamnya berisi narkotika jenis sabu sebangyak lima paket siap edar seberat 4,52 gram.

Kasus ini kata mantan Kasat Narkoba Polres Mimika  dengan Laporan Kasus Narkotika  Nomor: LKN/01/I/2018/BNNK Mimika, tanggal  24 Januari 2018 tentang tindak pidana narkotika.

“Dari penangkapan tersebut kita berhasil mengamankan lima paket sabu seberat 4,52 gram, HP merk Nokia satu unit, kaos tangan warna hitam putih 2 dua lembar, tisu warna putih satu lembar, satu unit motor Yamaha Soul,” kata Mursaling kepada Timika eXpress via WhatsAppnya pada Senin (29/1).

Dalam kasus ini kata Mursaling pelaku dijerat Pasal 112 ayat (1)  UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Sesuai hasil pemeriksaan lanjut Mursaling pelaku sudah melakukan transaksi tiga kali di awal Januari.

Pertama diawal Januari 2018 sebanyak dua paket sabu dijual kepada seorang warga atas nama Asri di Jalan Budi Utomo Ujung. Asri membeli  seharga Rp3.800.000. Uang hasil jualan itu pelaku kemudian menyerahkan kepada Mahade dengan mendapat upah Rp50 ribu.

Kedua pada pertengahan Januari 2018 sebanyak tiga paket sabu, juga dijual kepada Asri di Jalan Budi Utomo Ujung senilai Rp5.700.000. Selanjutnya uang itu tersangka serahkan kepada Mahade dengan mendapat upah sebesar seratus ribu.

Transaksi ketiga pada Minggu 21 Januari 2018 sekira pukul 21.00 WIT. Pada saat itu Mahade (pemilik-red) menitipkan lima paket sabu harga perpaketnya Rp1.900.000 untuk disimpan di rumah sebagai persiapan bila ada pesanan dari Asri.

Mahade menitipkan barang itu dengan alasan dirinya akan pulang ke kampung di Madura, dan saat itu juga kepada tersangka D dipesan bahwa sudah laku uangnya dikirim ke rekeningnya. (aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.