Masa Pra Paskah, Umat Katolik Dianjurkan Berpuasa dan Pantang

 

TIMIKA,TimeX

Foto : Kristina/TimeX
Maximilanus Dora, OFM

Selama masa pra Paskah, umat Katolik di Mimika dengan batasan usia 18 sampai 60 tahun dianjurkan berpuasa dan yang telah genap 14 tahun dianjurkan untuk pantang.

Hal ini disampaikan Pastor Paroki St. Stefanus Sempan, Maximilanus Dora, OFM saat ditemui Timika eXpress di Gereja St. Stefanus Sempan belum lama ini.

Ia mengatakan sesuai dengan Kitab Hukum Kanonik nomor 1252, peraturan puasa berlaku bagi semua umat Katolik yang telah berusia 18 hingga 60 tahun. “Tentu saja mereka harus orang yang sehat dan bukan sedang sakit,” uajarnya

Ia menjelaskan puasa berarti makan kenyang satu kali sehari dan dilakukan setiap hari Rabu dan Jumat. Begitupun pantang dilakukan pada hari yang sama.

Selain berpuasa dan berpantang, setiap hari Rabu dilakukan juga gerakan sosial dan amal, sementara hari Jumat umat mengikuti ibadah Jalan Salib di gereja.

“Jadi dalam masa pra Paskah ini kita memiliki tujuan luhur kepada sesama. Selain kegiatan doa, sharing kitab suci dan pendalaman iman, umat katolik juga melakukan kegiatan amal, bakti sosial  dan mengumpulkan derma aksi puasa pembangunan. Ini sebagai tanda umat ikut terlibat dalam kebersamaan dan kesetiakawanan untuk saling membantu,” tuturnya.

Maximilanus juga menjelaskan pantang berarti menolak mengkonsumsi sesuatu yang biasanya disukai, misalnya lauk pauk tertentu, bumbu makanan, rokok, minuman keras beralkohol dan lainnya. “Jenis pantang bisa ditentukan secara pribadi, seluruh keluarga atau komunitas religious,” tuturnya.

Ia menyebutkan dengan berpuasa dan pantang biaya belanja yang dihemat hendaknya disisihkan sebagai derma atau kolekte khusus bagi sesama yang berkekurangan dan membutuhkan. “Ini yang menjadi tujuan diadakan kolekte sebagai aksi kesetiakawanan dalam bentuk amplop aksi puasa pembangunan,” sebut Maximilanus .

Dia berpesan dalam masa pra Paskah sekurang-kurangnya ada pertobatan dan umat memperbaharui diri. “Saya harap umat selalu menjaga sikap agar menyenangkan hati Tuhan,” pesannya. (a26)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.