Kasus Imakulata Emakeparo Masih Dilidik Polda Papua


MERATAP – Keluarga meratapi jenazah Mama Imakulata Emakeparo di Gedung DPRD Mimika beberapa hari lalu.
Foto: Dok/TimeX

TIMIKA,TimeX

Wakil Kepolisian Daerah Papua Brigjen Yakobus Marjuki mengatakan untuk kasus almarhumah Imakulata Emakeparo (55) hingga  ini masih dalam proses penyelidikan tim bentukkan Polda Papua.

“Untuk anggota saat ini masih kita periksa. Nanti kita akan lihat apakah hasil pemeriksaan ini merupakan pelanggaran hukum dan kalau pelanggaran hukum berarti itu akan langsung ke reserse,” jelas Yakobus saat ditemui wartawan di Bandara Mosez Kilangin pada Kamis (22/2).

 

Jenderal bintas satu ini menegaskan selain proses pemeriksaan secara hukum juga melakukan proses rehabilitasi secara sosial yang masih terus dijaga termasuk proses negosiasi antara pihak keluarga korban dengan pihak perusahaan PTFI untuk menemukan titik terang penyelesaian permasalahan tersebut.

“Kita sedang berusaha agar masalah ini dapat diselesaikan. Intinya kita hanya mengawal proses penyelesaian secara sosial ini,” ujarnya.

Dalam proses pemeriksaan lanjutnya dilakukan kepada seluruh personil yang ada saat kejadian.

“Nanti akan ketahuan dalam pemeriksaan secara profesional. Apakah ada kelalaian di sana atau seperti apa. Kita akan lihat hasil pemeriksaan,” katanya.

Terkait uji balistik lanjutnya belum ada hasil mengingat sejauh ini tim masih melakukan proses penyelidikan.

Seperti diberitakan sebelumnya kasus ini berawal ada tiga warga Pulau Karaka dilaporkan memasuki kawasan pabrik pengeringan konsentrat PT Freeport Indonesia. Petugas pengamanan internal perusahaan kemudian melakukan pengejaran kemudian berhasil menangkap NR.

Saat hendak dibawa ke Polres Mimika menggunakan speed boat ternyata di tengah perjalanan NR berusaha nekat melompat dari perahu dengan kondisi tangan borgol.

NR kemudian berteriak minta tolong hingga warga di sekitar area penyeberangan Porsite-Cargo Dock berdatangan menghalangi aparat dengan lemparan batu hingga sempat terjadi keributan.

Untuk menenangkan situasi aparat melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Tidak lama berselang sekira pukul 23.00 WIT, warga melaporkan bahwa Imakulata mengalami luka robek pada bagian dahi tembus kepala diduga terkena peluru saat di atas perahu bersama suaminya. Kejadian ini melecut amarah warga hingga aksi pemblokiran Jalan Cenderawasih sejak Sabtu hngag hingga Senin (3-5/2) di Kantor DPRD Mimika. (aro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *