SP6 Dikepung Lalat, DPRD dan Disnak Mimika Turun Tangan

TIMIKA, TimeX Warga di Satuan Pemukiman (SP) 6 , Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, sudah beberapa hari ini merasa terganggu dalam aktifitasnya karena dikepung lalat hingga ke rumah- rumah warga.

Sidak Komisi B DPRD Mimika dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan

TIMIKA, TimeX

Warga di Satuan Pemukiman (SP) 6 , Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, sudah beberapa hari ini merasa terganggu  dalam aktifitasnya karena dikepung lalat hingga ke rumah- rumah warga.

Belum diketahui sebab pastinya, namun lalat-lalat yang beterbangan dalam jumlah banyak di sekitar kampung tersebut, rupanya berasal dari kandang peternak ayam di tepi jalan utama pemukiman warga.

Keadaan tidak nyaman yang dikeluhkan warga membuat anggota DPRD bersama pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika langsung turun tangan menyikapinya.

Anggota Komisi B dan C DPRD Mimika, Viktor Kabey,Den B Hagabal, Oktovianus Beanal,Yelinus Mom,Elias Mirip, dan Anus Jikwa, didampingi Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan , Yosefine Sampelino, Kamis  (8/3) langsung mendatangi kandang ayam petelur milik Sudirman di Jalan Utama Jalur I Kampung Naena Muktipura.

Setibanya rombongan DPRD langsung dikepung ribuan lalat sebab kandang ternak ayam Sudirman  hanya dipagar seng, dan bau tidak sedap sedikit mengganggu kenyamanan anggota DPRD.

Setelah mengunjungi kandang ternak, anggota DPRD bersama Kadisnak Yosefin mengunjungi rumah-rumah warga yang jaraknya cukup jauh dengan peternakan, dan ternyata mash banyak lalat mengitari bahkan masuk ke rumah warga tersebut.

“Kami tidak nyaman, padahal sebelumnya tidak pernah seperti ini. Baru saja beberapa hari terakhir banyak lalat sampai masuk ke rumah,” kata salah satu warga yang enggan namanya disebutkan saat diwawnacarai Timika eXpress, Kamis  kemarin.

Selanjutnya, rombongan kembali meninjau ke kandang ayam milik warga lainnya di jalur empat.

Dilokasi kandang tersebut juga ditemukan banyak lalat.

Padahal, slaah satu pengelola kandang tersebut mengaku melakukan penyemprotan seminggu sekali untuk membasmi lalat.

Anggota Komisi B DPRD Mimika, Viktor Kabey menjelaskan, kunjungan DPRD ke kampung ini menindaklanjuti keluhan warga soal banyaknya lalat yang berkeliaran hingga masuk ke rumah-rumah warga.

“Banyak lalat karena mungkin ada banyak peternakan ayam, apalagi lokasinya di tengah-tengah pemukiman warga. Kami akan cari solusi, mungkin  lokasi ternaknya dipindah ke lahan kosong yang jauh dari perkampungan dan pemukiman warga sehingga tidak menimbulkan bibit penyakit, dan warga tidak mengeluha lagi,” kata Viktor.

Lanjutnya, banyaknya lalat dikarenakan kandang ternak ayam tidak memenuhi standar, khususnya sanitasi.

Ia menyerukan kepada masyarakat yang ingin usaha ternak ayam atau lainnya, baiknya dikoordinasikan dengan Dinas Peternakan sehingga tidak seperti ini.

Sementara Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mimika, Yosepin Sampelino, mengatakan pihaknya akan memanggil para peternak dan akan memberikan pengarahan.

Ia pun mendesak pelaku usaha ternak segera pindahkan lokasi kandang ternak tidak berada di tengah pemukiman warga.

“Kami minta peternak perhatikan dampak kesehatan dan kelaikan usaha serta penanggulangan dengan melakukan penyemprotan, sehingga tidak adanya lalat di kandang dan tidak menyebar ke pemukiman warga,” imbuhnya. (zuk)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.